
PRESMEDIA.ID– Pertamina SMEXPO Pekanbaru 2026 resmi berakhir setelah berlangsung selama tiga hari di Living World Pekanbaru. Kegiatan yang digelar PT Pertamina (Persero) melalui PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) bersama Pemerintah Kota Pekanbaru ini menghadirkan 33 UMKM binaan Pertamina dari wilayah Sumbagut.
Selama pelaksanaan, Pertamina SMEXPO Pekanbaru 2026 mencatat transaksi ritel sekitar Rp170 juta, sementara potensi kesepakatan bisnis atau business to business (B2B) mencapai lebih dari Rp300 juta.
Dengan demikian, total transaksi dan potensi kesepakatan bisnis yang tercatat mencapai lebih dari Rp470 juta.
Salah satu rangkaian penting dalam Pertamina SMEXPO adalah kegiatan temu bisnis. Forum ini mempertemukan pelaku UMKM dengan calon mitra usaha untuk membuka peluang pasar yang lebih luas.
Mitra binaan Pertamina, Tri Handayani dari usaha Raja Patin, mengatakan dukungan Pertamina tidak hanya berupa bantuan, tetapi juga pendampingan dalam mengembangkan usaha dan memperluas akses pasar.
“Melalui temu bisnis yang dilaksanakan Pertamina SMEXPO di Pekanbaru ini, kami mendapatkan kesepakatan bisnis dari Indomaret dan Alfamart dengan total estimasi pembelian mencapai Rp200 juta,” ujar Tri.
Menurut Tri, perkembangan Raja Patin tidak terlepas dari pembinaan Pertamina, mulai dari pelatihan, permodalan hingga dukungan pemasaran.
“Bagi kami, Pertamina bukan hanya mitra, tetapi bagian dari perjalanan tumbuhnya usaha Raja Patin,” katanya.
Pertamina Bina Lebih dari 10.000 UMKM di Sumbagut
Area Manager Communication, Relations & CSR Sumbagut Pertamina Patra Niaga, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan pelaksanaan Pertamina SMEXPO menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pertumbuhan UMKM.
Pertamina telah menjalankan program kemitraan untuk pengembangan UMKM sejak 1993. Pembinaan dilakukan melalui berbagai program, seperti dukungan permodalan, sertifikasi, workshop, hingga pengembangan pemasaran.
“Di Regional Sumbagut sendiri, Pertamina telah membina lebih dari 10.000 UMKM dan untuk wilayah Riau mencapai lebih dari 1.500 UMKM,” ujar Fahrougi.
Pertamina SMEXPO juga menjadi bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Melalui program tersebut, Pertamina mendorong UMKM untuk memperkenalkan sekaligus memperluas pemasaran produk unggulan mereka.
Pemkot Pekanbaru Dukung Pengembangan UMKM
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Pertamina SMEXPO 2026. Menurutnya, UMKM memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Kota Pekanbaru.
“Kehadiran kami di Pertamina SMEXPO Pekanbaru 2026 ini juga sebagai bentuk dukungan kepada para pelaku UMKM yang hadir. Kami berterima kasih kepada Pertamina Group yang telah menjadi bapak angkat UMKM kami,” ujarnya.
Pertamina SMEXPO Pekanbaru 2026 tidak hanya menghadirkan UMKM dari Riau, tetapi juga pelaku usaha dari sejumlah provinsi di Sumatera, termasuk Sumatera Barat dan Sumatera Utara.
Fahrougi berharap kegiatan tersebut dapat membantu UMKM memperluas jaringan pemasaran dan meningkatkan skala usaha.
“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada pemerintah dan stakeholder yang telah terlibat dalam penyelenggaraan Pertamina SMEXPO Pekanbaru 2026. Semoga UMKM semakin berkembang dengan jaringan penjualan yang semakin luas sebagai bagian dari tulang punggung perekonomian Indonesia,” tutup Fahrougi.
Penulis :Roland
Editor :Redaktur
Sanggahan, koreksi, atau Hak Jawab sesuai UU Pers No. 40/1999 melalui email Redaksi presmedia.id: redaksi.presmed@gmail.com












