Angka Stunting di Lingga Capai 18 Persen 2023

Rapat Koordinasi evaluasi penanganan stunting di ruang rapat Dinas Kesehatan, Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Kamis (07/12/2023). (Foto: Aulia/Presmedia.id)
Rapat Koordinasi evaluasi penanganan stunting di ruang rapat Dinas Kesehatan, Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Kamis (07/12/2023). (Foto: Aulia/Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Lingga – Angka Stunting di kabupaten Lingga hingga saat ini masih mencapai 18 persen, ini artinya dari seluruh anak yang ada di Lingga, 18 persen diantaranya mengalami pertumbuhan berat dan tinggi badan dibawah rata-rata.

Menurut Kementerian Kesehatan, balita pendek atau stunting bisa diketahui bila panjang dan tinggi badan balita dibawah normal dibandingkan dengan usia si anak.

Sekretaris Barenlitbang Kabupaten Lingga, Bachtiar mengatakan, angka 18 persen anak stunting di Lingga ini, telah mengalami penurunan jika dibanding sebelumnya yang mencapai 20 persen anak di Lingga yang mengalami stunting.

“Kasus stunting di Lingga ini mengalami penurunan 2 persen dari 20 persen sebelumnya, saat ini tinggal 18 persen selama periode tahun 2022 hingga tahun 2023.” katanya pada Rapat Koordinasi evaluasi penanganan stunting di Ruang Rapat Dinas Kesehatan, Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Kamis (07/12/2023).

Dengan penurunan angka itu, Wakil Ketua Pelaksana Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Lingga ini juga mengaku sangat gembira karena progres yang telah dicapai selama 2023 hampir mencapai hasil seratus persen, terutama untuk aksi satu hingga aksi tujuh.

Pada rapat Koordinasi ini juga dilakukan evaluasi terhadap 8 aksi yang telah dilakukan pemerintah Lingga dalam percepatan penurunan stunting.

Namun untuk evaluasi kinerja terhadap 8 aksi yang telah dilaksanakan, akan dilakukan pada bulan Januari 2023 mendatang.

“Kabupaten Lingga akan terus berkomitmen meningkatkan upaya pencegahan stunting, dan harapannya adalah dapat mencapai hasil yang lebih baik di masa mendatang,” ujarnya.

Penulis: Aulia
Editor  : Redaksi