
PRESMEDIA.ID,Natuna- Pjs Gubernur Kepri Bahtiar Baharuddin, mengajak masyarakat Natuna datang dan menyalurkan hak pilihnya ke TPS pada Pilkada 9 Desember 2020 mendatang.
Partisipasi masyarakat di Pilkada kata Bahtiar, sangat dibutuhkan untuk melegitimasi pemimpin terpilih dari Pilkada 2020.
“Semakin banyak partisipasi masyarakat memili ke TPS, maka akan semakin tinggi legitimasi dan leadership kepala daerah terpilih. Dan pemimpin yang dipilih banyak masyarakat, akan kuat dan akan lebih didengar oleh masyarakat,”ujar Bahtiar pada Rapat koordinasi persiapan pelaksanaan Pilkada dan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Natuna Selasa (24/11/2020).
Bahtiar mengatakan, Pilkada 2020 ini, berbeda dengan Pilkada sebelumnya, karena pada Pilkada serentak ini berlangsung dalam kondisi Pandemi Covid-19. Pemerintah serta Penyelenggara harus melaksanakan Pilkada dengan protokoler Kesehatan.
Oleh karena itu saya juga meminta pada penyelenggara dan pengawas Pilkada di Natuna ini agar membuat TPS diruangan terbuka serta menyediakan TPS khusus dan kelengkapan APK lainya,”ujarnya.
Kepada TNI dan Polri dan pimpinan instansi terkait, juga diminta, agar ikut mengarahkan masyarakat untuk memilih sesuai dengan pilihan hatinuraninya.
“Kepada TNI dan Polri saya juga meminta agar mengajak Masyarakat menyalurkan hak pilihnya sesuai dengan pilihnya. Memilih pemimpin yang memberi optimisme dan memiliki lideship dalam mengatasi pandemi Covid-19 dan keterpurukan ekonomi saat ini,”ujarnya.
Kepada masyarakat yang melakukan pencoblosan di TPS khusus karena memiliki suhu badan diatas 37,5 persen, Bahtir juga meminta, agar mepemerintah daerah melalui dinas kesehatan melakukan pengecekan dan pelayanan.
“Setelah mencoblos di TPS khusus yang disediakan, tugas KPU sudah selesai. Selanjutnya pemerintah melalui dinas kesehatan dapat melakukan pengecekan ulang dalam penanganan Covid-19,”ujarnya.
Kepada KPU juga diminta, agar segera melakukan rapat dengan TNI/Polri, terkait dengan pelaksanaan pengamanan Logistik sebelum pelaksanaan dan setelah Pilkada 2020.
“KPU harus segera melakukan rapat dengan TNI/Polri dalam pelaksanaan pengaman, hingga pihak kemanan dapat mengantisipasi, dengan pengawalan pergeseran Logistik sebelum dan setelah Pilkada,”sebutnya.
Sementara itu, KPU Natuna mengatakan, akan menggunakan Aplikasi Sirekap dalam penghitungan suara Pilkada. Dokumen aplikasi tersebut akan menjadi pendukung dalam perhitungan hasil Pilkada 2020 di Natuna di samping laporan manual Rekap Pilkada.
Sedangkan Bawaslu Natuna mengatakan, hingga saat ini telah melakukan pengawasan 29 kali kampanye pilkada pasangan Calon Bupati di Natuna. Tetapi untuk Calon Gubernur dan wakil gubernur, dikatakan, hingga saat ini belum ada yang melakukan kampanye.
“Dalam pengawasan, upaya pencegahan selalu kami optimalkan sebelum terjadinya pelanggaran fatal,”ujarnya.
Sedangkan Bupati Natuna Hamid Rizal berharap, Pilkada di Natuna dapat berlangsung dengan aman dan lancar dengan partisipasi masyarakat dan peran semua pihak.
“Ayo kita sama-sama mengawasi dan menyukseskan pelaksanaan Pilkada ini,”ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Bahtiar juga menyerahkan bantuan Masker sebanyak 1.000 kepada Bupati serta TNI/Polri di serta 2 pentilator pada dinakse kesehatan Natuna.
Kepada pasangan calon, Bahtiar juga meminta agar memanfaatkan kegiatan politik yang dilakukan, untuk melaksanakan sosialisasi dan memberi APK protokoler kesehatan.
Penulis:Redaksi