
PRESMEDIA.ID,Bintan- Seorang bayi berusia 10 bulan di Kabupaten Bintan dinyatakan terkonfirmasi positif covid-19. Kendati positif, Namun kondisi bayi tersebut sehat dan tidak memiliki sakit dengan gejala apapun, sehingga diperbolehkan menjalani isolasi mandiri di rumahnya sendiri bersama sang ibu.
“Diduga kuat, bayi tersebut tertular dari ibunya sendiri yang terlebih dahulu terkonfirmasi positif covid-19. Sekarang ibu dan anaknya itu telah menjalani isolasi secara mandiri,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bintan, dr Gama AF Isnaeni, kepada PRESMEDIA.ID, Selasa (22/12/2020).
Ia mengatakan bayi yang positif covid-19 itu berdomisili di Desa Toapaya Asri, RT 002/RW 001, Kecamatan Toapaya. Dia ditetapkan sebagai pasien kasus ke 420 pada Minggu (20/12/2020) silam.
Awalnya sang ibu dari bayi tersebut yaitu Ny, MRA (28) tahun mengalami sakit dengan gejala demam dan anosmia, setelah berpergian ke Kecamatan Teluk Sebong. Lalu dia mengecek kesehatannya dan diambil swab di Puskesmas Teluk Sebong.
Selanjutnya, sampel swabnya sera dicek dengan Polymerase Chain Reaction (PCR) dan hasilnya positif covid-19. Sehingga dia ditetapkan sebagai pasien positif kasus ke 413.
Dari hasil penyelidikan epidemilogi, ternyata Ny MRA ini berkontak erat dengan pasien positif covid-19 dari Kecamatan Teluk Sebong. Sehingga dia terjangkit virus tersebut dan mengalami gejala sakit.
“Lalu kita tracing orang-orang yang berkontak erat dengan Ny, MRA ini. Hasilnya anaknya yang masih bayi juga ikut tertular oleh virus tersebut,” jelasnya.
Jumlah pasien yang terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Bintan sampai saat ini mencapai 420 kasus. Namun sebanyak 355 orang diantaranya berhasil sembuh dan 8 orang meninggal dunia.
”Setakat ini, masih ada 57 orang lagi yang menjalani isolasi. Baik isolasi secara mandiri maupun di rumah sakit,” demikian Gama.
Penulis:Hasura