Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran
Banner Pemko

Pengurus Masjid Ar Rahim Teluk Keriting Tuntut Janji Gubernur Kepri

Gubernur Kepri, Nurdin Basirun
Gubernur Kepri, Nurdin Basirun (foto:istimewa)

PRESMEDIA.ID, Tajungpinang- Pengurus Masjid Ar Rahim dan warga Teluk Keriting menuntut dan menunggu janji Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun, yang akan membangun mesjid terapung di kawasan Proyek Gurindam 12 Teluk Keriting dengan biaya Rp.5-10 miliar.

Hal itu dikatakan warga, pada PRESMEDIA.ID, pada Senin,(24/6/2019), mengingat hampir setahun lebih janji Gubernur Nurdin Basirun itu, hingga saat ini tak kunjung terwujud, dan bahkan terkesan dilupakan.

Pengurus Masjid Ar Rahim Teluk Keriting
Pengurus Masjid Ar Rahim Teluk Keriting

Janji Nurdin membangun Masjid terapung di Teluk Keriting itu, disebutjan Nurdin Basirun pada saat melakukan safari subuh tahun 2018 lalu dihadapan masyarakat dan pengurus mesjid.

Wakil ketua pembangunan mesjid Ar Rahim, Arjuna Hamlikara, menuturkan, pada saat safari subuh tahun lalu itu, Nurdin dihadapan warga, berjanji akan mendirikan mesjid terapung sebagai icon religi di Teluk Keriting menggantikan mesjid yang lama.

“Gayung bersambut, pengurus mesjid membentuk panitia pembangunan mesjid terapung Ar Rahim untuk mengajukan proposal sebagai syarat, meski nantinya dilelang panitia dibentuk sebagai pengawas dan menyesuaikan ciri bangunan yang diinginkan masyarakat,”sebutnya.

Awalnya, lanjut Arjuna, wacana itu memang dari pengurus mesjid, dan direspon oleh Gubernur Nurdin. Dimana adanya pembagunan proyek gurindam 12 itu dikawasan kami teluk keriting akan dibangun jalan lingkar yang cukup megah nantinya.

“Tentunya dengan dibangun mesjid apung menambah indahnya jalan lingkar, dan nantinya teluk keriting menjadi kawasan wisata religi yang diminati wisatawan,”tuturnya.

Sementara itu pengurus mesjid Ar Rahim Ishak Wahid mengatakan, masyarakat dan pengurus tetap menuntut janji Gubernur yang akan mendirikan mesjid terapung itu, janji Nurdin kala itu sebelum berakhirnya masa jabatan yang diembannya mesjid itu sudah tegak dan siap didirikan.

“Lahan ditepi laut dekat mesjid ini cocok, disini kita bangun dan cari pemilik lahan kita beli, ajukan proposal ke saya,” ujar imam mesjid ini sembari menirukan ucapan Gubernur.

Pada peninjauan kala itu lanjut Ishak lagi, Gubernur didamping sekda Provinsi, asisten 3 dan para kepala OPD, panitia pembangunan mesjid telah 2 kali mengajukan proposal termasuk proposal pembebasan lahan, namun hingga kini tak ada kejelasan sementara proyek gurindam 12 berjalan terus hingga sekarang, katanya.(Presmedia).

Comments
Loading...