Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

BNN Kepri Sebut 26 Ribu Warga Kepri Terpapar Narkoba

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepulauan Riau, Brigjen (Pol) Richard Nainggolan
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepulauan Riau, Brigjen (Pol) Richard Nainggolan

PRESMEDIA.ID,Batam- Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepulauan Riau, Brigjen (Pol) Richard Nainggolan mengatakan, sebanyak
26.540 warga Kepri khusunya di Batam terkontaminasi nabza Narkoba.

Hal itu merujuk pada survei penggunaan Narkoba secara umum yang dilakukan BNN Kepri bersama Universitas Indonesia (UI) pada tahun 2016 lalu.

“Terdapat 26.540 warga Kepri terkontaminasi dengan barang haram Narkoba. Bahkan Kepri, menjadi penyumbang angka 1,7 persen penyalahgunaan narkoba secara nasional yang jumlahnya mencapai 4 juta orang,”kata Kepala BNN Provinsi Kepri ini saat melakukan MoU pemberantasan Narkoba dengan gubernur provinsi Kepri di Tanjungpinang, Selasa (25/6/2019).

Bahkan lebih parahnya lagi, kata Richard, berdasarkan survei yang dilakukan BNN bersama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) di tahun 2018 untuk 16 kota se Indonesia diperoleh data sekitar 16 ribu kalangan pekerja di Batam terlibat penyalahgunaan narkoba.

Richard mengatakan survei yang dilakukan fokus menyasar lingkungan pekerja, pelajar, dan rumah tangga untuk mengetahui pengaruh narkoba.

“Dari semua riset yang disimpulkan untuk 16 kota di Indonesia disebutkan Indonesia berada di tingkatan darurat narkoba,”ungkapnya.

BNN lanjut Dia, akan terus berupaya menekan pengaruh narkoba ke semua lini kehidupan masyarakat mulai dengan melakukan penyuluhan di lingkungan keluarga, melakukan rehabilitasi para pecandu, serta bertindak tegas terhadap sindikat pengedar narkoba. Dan pemberian hukuman mati kepada pengedar juga sudah konstitusional.(Presmedia)

Comments
Loading...