Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran
Banner Pemko

Warga Binjai Tewas di Proyek Gurindam 12, Polisi di Tanjungpinang “Bungkam”

Proyek Gurindam 12. Foto
Proyek Gurindam 12. Foto: dok Lintaskepri.com

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Seoramg warga Binjai Sumatera Utara, yang menjadi buruh proyek Gurindam 12 Tepi laut Kota Tanjungpinang tewas. Anehnya, pihak kepolisian, seolah “Bungkam” dan tidak mengetahui kejadian kecelakan kerja ini.

Informasi yang di peroleh media, tewasnya pekerja di proyek Gurindam 12 ini merupakan yang ke dua kali, penyebab utamanya adalah kecelakaan kerja, pihak kontraktor dan kepolisian pun seolah diam dan tidak melakukan penyelidikan penyebab kematian korban.

Kapolsek Tanjugpinang Kota AKP Reza Anugrah, yang dikonfirmasi dengan kejadian ini, Reza mengatakan tempat lokasi kejadian kasus tersebut bukan berada di wilayah Polsek Kota, melainkan diwilayah hukum Polsek Tanjungpinang Barat.

Ketika ditanya pada Kapolsek Tanjungpinang Barat Iptu Firudin, juga berdalih kalau TKP kejadian meninggalnya buruh bangunan proyek Gurindam 12 itu bukan diwilayah hukumnya.

“Itu bukan wilayah hukum Barat. Tapi wilayah hukum Polsek Tanjugpinang Kota,”katanya saat dikonfirmasi usai gelar rapat HUT Bhayangkara di Polres Tanjungpinang.

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Efendi Alie, yang dikonfirmasi dengan kejadian laka kerja itu, juga mengaku belum menerima laporan.

“Laporan belum ada.Tapi begitu ada berita, lansung dilakukan lidik oleh anggota di lapangan,”ujar Efendi Ali Rabu,(25/6/2019).

Sementara itu Humas dan Security Proyek Gurindam 12 Basyaruddin Idris membenarkan kejadian meninggalnya pekerja proyek Gurindam 12 itu.

Kejadian dikatakan, Basarudin, terjadi pada Kamis,20 Juni 2019 sekitar pukul. 09.00 Wib lalu. Korban yang merupakan warga Binjai Sumatera Utara itu, tewas tertindih selling pada bagian dada sebelah kiri. Kejadian itu terjadi ketika ombak menggoyang Kapal Tongkang di lokasi pekerjaan proyek.

“Saat kejadian, kami langsung membawa korban ke RSUD Tanjungpinang, Namun korban tak tertolong karena tangan kirinya patah remuk dan mengalami luka dalam,”ujar Basarudin.

Basyarudin juga mengaku, sudah melaporkan hal tersebut ke dinas terkait, dan kontraktor pekerjaan proyek, juga dikatakan sudah menerapkan Sisrok K3 keselamatan kerja.

“Pihak kepolisian juga sudah datang kesini, untuk meminta keterangan, dan kami juga sudah melaporkan ke BPJS Ketenagakerjaan,”ujarnya.

Tekait dengan jasad korban, Basyarudin mengatakan, juga telah dipulangkan langsung dari Tanjungpinang via Batam menuju Binjai Medan.

“Semua sudah kami laporkan sampai ke BPJS. Kami juga memberikan santunan ke keluarga korban di Binjai Medan,”ujarnya.(PRESMEDIA)

Comments
Loading...