Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran
Banner Pemko

Diduga Tanpa Izin, Keluarga Kadis PUPR Kepri Timbun Laut di Teluk Keriting

Penimbunan laut, Teluk Kriting
Keluarga Kadis PUPR Kepri timbun laut di Teluk Keriting jadi sorotan warga

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Diduga tidak memiliki Izin Penimbunan laut dijalan Usman Harun Rt 02/RW XI kelurahan Tanjungpinang Barat, Teluk Keriting (Turki) menjadi sorotan warga sekitar.

Informasi yang diperoleh, lahan yang sudah ditimbun sekitar 100 meter menjorok ke arah laut itu, merupakan lahan dan rumah milik keluarga Kepala dinas PUPR Provinsi Kepri Abu Bakar.

Penimbunan laut ini menjadi sorotan masyarakat, karena diduga tidak memiliki Izin Timbun, juga menyumbat saluran parit pembuangan air ke laut, hingga saat hujan deras mengakibatkan banjir.

“Akibat penimbunan itu, saluran air parit ditempat ini, menjadi sumbat. Karena lokasi yang ditimbun merupakan alur drainase pembuangan air dari selokan ke laut,”ujar Trio salah seorang warga Teluk Keriting pada wartawan,Senin (1/7/2019).

Lokasi Keluarga Kadis PUPR Kepri timbun laut di Teluk Keriting

Hal yang sama juga dikatakan Fachri, tidak jelasnya izin penimbunan lahan keluarga Abu Bakar itu, juga menjadi perbincangan warga.

“Apakah karena dia Kepala dinas dan pejabat Kepri bisa sesuka hati menimbun tanpa mekanisme aturan.Bagaimana kalau warga lain juga melakukan penimbunan,” ujarnya bertanya.

Ditempat terpisah, Ketua RT 02 RW XI Kelurahan Tanjungpinang Barat, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Wahid mengatakan, saat ditanya, pemilik timbunan mengaku sudah punya izin timbunan. Namun secara nyata pihaknya mengaku tidak pernah ditunjukan surat izin timbunya dikeluarkan dari Instansi terkait.

“Saat kami tanya, kata yang punya lahan izinya sudah ada. Tapi secara nyata saya tak pernah diperlihatkan, cuma secara lisan saja,” kata Wahid.

Sementara itu ketua RW XI, Sujarlis membenarkan bahwa pemilik lahan tersebut pernah mengajukan permohonan pengurusan izin penimbunan tersebut kepada RT.

Tetapi tidak mengetahui secara pasti apakah sudah diuruskan pada instansi terkait, hingga saat ini tidak pernah melihat apa lagi menerima bukti surat izin tersebut ada atau tidak.

“Dulu yang bersangkutan ada meminta rekomendasi tanda tangan, sepertinya mau ngurus izin penimbunan. Tapi sampai saat ini saya tidak tahu izin tersebut jadi diurus atau tidak. Karena setelah itu saya juga tidak pernah diberi tahu,” sebutnya.

Kepala dinas PUPR Kepri Abu Bakar berserta keluarganya selaku pemilik lahan yang berusaha di konfirmasi belum memberikan jawaban. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan PRESMEDIA.ID untuk meminta tanggapannya.(Presmedia)

Comments
Loading...