Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Presidential Lecture 2019, 6.000 CPNS Kementerian dan Lembaga Akan Diberi Arahan Oleh Presiden

Presiden RI
Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo

PRESMEDIA.ID,Jakarta- Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) akan kembali mengadakan Presidential Lecture pada ribuan CPNS lembaga dan kementeriaan di Istora Senayan pada pertengahan Juli 2019.

Deputi Bidang SDMA Kementerian PANRB Setiawan Wangsaatmaja mengatakan, Presidential Lecture tahun ini mengambil tema “Bersinergi untuk Melayani”. Hal itu penting, mengingat program dan tujuan pemerintah dalam pelaksanaan birokrasi, fokus pada peningkatan pelayanan publik serta mewujudkan hal tersebut, perlu didukung SDM yang berkualitas.

“Kinerja Aparatur sipil negara (ASN) yang profesional akan menghasilkan pelayanan publik lebih baik,”ujar Deputi Bidang SDMA Kementerian PANRB Setiawan Wangsaatmaja usai memimpin rapat Koordinasi Presidential Lecture di ruang Samudra Pasai Kementerian PANRB, Jakarta (01/07/2019).

Dengan sinergi seluruh ASN, diharapkan dapat mewujudkan pelayanan publik yang cepat, transparan, efektif, dan efisien.

Pembangunan sumber daya manusia (SDM) menjadi prioritas Presiden Joko Widodo mendatang. Salah satu yang dilakukan untuk mendukung hal tersebut dengan membuka wawasan dan perspektif calon pegawai negeri sipil (CPNS) melalui Presidential Lecture.

Dalam acara tersebut, para CPNS mendapat arahan strategis dari presiden dan beberapa tokoh penting dalam menjalani tugas negara sehingga mendapatkan pengetahuan dan memahami tantangan yang akan dihadapi.

“Filosofinya, para CPNS yang baru masuk harus diberikan pandangan atau arahan strategis dari pimpinannya. Seperti provinsi, kabupaten, dan kota untuk mendapat arahan strategis dari pimpinan tertingginya,”papar Setiawan.

Diharapkan setiap kepala daerah melakukan hal serupa. Kuliah umum bersama presiden ini akan dihadiri 6.000 CPNS dari 76 kementerian/lembaga dan 34 provinsi. Pemateri berasal dari kalangan birokrat, swasta, bahkan dihadirkan dari negara lain.

Jika tahun sebelumnya memainkan angklung secara bersamaan,Presidential Lecture kali ini akan menampilkan perkusi yang dimainkan secara serentak. Selain itu, juga akan ada penampilan lain yang tidak ditampilkan di Presidential Lecture pertama.***

Comments
Loading...