Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Lakukan Pidana Pemilu, Ketua PPK Bintim Divonis 1 bulan Penjara

Dengan Masa Percobaan 2 Bulan

Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Bintan Timur M.Ridwan divonis 1 bulan Penjara, tanpa perlu dijalani, dengan masa percobaan 2 bulan.
Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Bintan Timur M.Ridwan divonis 1 bulan Penjara, tanpa perlu dijalani, dengan masa percobaan 2 bulan.

PRESMEDIA.ID,Tanjugpinang- Terbukti melakukan pidana pemilu dengan sengaja menghilangkan dokument C1 Hologram dan C1 Plano. Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Bintan Timur M.Ridwan divonis 1 bulan Penjara, tanpa perlu dijalani, dengan masa percobaan 2 bulan.

Selain dihukum penjara, Terdakwa M.Ridwan juga dihukum denda Rp.4 juta subsider 1 bulan kurungan.

Vonis dijatuhkan ketua Majelis hakim PN Tanjungpinang Sumedi SH didampingi hakim anggota Awani Setyowati SH dan Jhonson Sirait SH di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Selasa (2/7/2019).

Dalam putusanya, Hakim Sumedi menyatakan, Terdakwa M.Ridwan dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana Pemilu yang lalai menyebabkan hilangnya formulir C1 hologram dan C1 Plano hingga mengakibatkan berubahnya suara caleg peserta Pemilu 2019, sebagai mana dakwaan JPU melanggar pasal 505 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

“Atas perbuatanya, Tedakwa M.Ridwan di hukum selama 1 bulan penjara tanpa dijalani, dengan masa percobaan 2 bulan dan denda Rp.4 juta Subsider 1 bulan penjara,”Ujar Hakim Sumedi.

Ketua majelis hakim juga mengatakan, terdakwa sebagai ketua PPK Bintan Timur mengabaikan tugasnya yang harus mengadministrasikan seluruh hasil pelaksanaan pemilu khususnya berita acara rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan/atau sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara.

Putusan Halim ini lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Romano Suryo Prayogo dan Yogi Nugraha Setiawan, yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan hukuman 3 bulan kurungan denda Rp 8 Juta subsider 2 bulan kurungan.

Atas putusan tersebut, terdakwa dan jaksa penuntut umun memyatakan pikir-pikir.(Presmedia)

Comments
Loading...