Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

DPRD Kepri Tuding Nurdin Tidak Serius Kelola Pemerintahan

Anggota DPRD Kepri Sarafuddin Aluan
Anggota DPRD Kepri, Sarafuddin Aluan

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang-Ketidak hadiran gubernur Kepri Nurdin Basirun, pada Paripurna pembahasan Laporan Keterangan Pertangungjawaban (LKPJ) APBD 2018 yang berujung pada pembatalan rapat, membuat anggota DPRD Kepri geram.

Atas dasar itu, DPRD Kepri menilai, Gubernur Provinsi Kepri Nurdin Basirun Tidak serius dalam mengelola pemerintahan di Provinsi Kepri.

Anggota DPRD Kepri Sarafuddin Aluan mengatakan, ketidak hadiran gubernur Nurdin Basirun pada Paripurna pembahasan Ranperda LKPJ-APBD 2018 itu,menandakan Nurdin sebagai gubernur, tidak serius dalam mengelola pemerintahan Provinsi Kepri, hingga lebih senang jalan-jalan kesana-kemari.

“Ketidak hadiran Gubernur dalam persidangan pagi ini merupakan bukti, tidak adanya keseriusan gubernur dalam menjalankan roda pemerintahan,”ujar Sarafuddin Aluan pada wartawan usai rapat di kantor DPRD Kepri,Rabu,(3/7/2019).

Politisi PPP ini juga mengaku, sangat kesal atas penundaan kembali paripurna yang sebelumnya di jadwalkan, tetapai beberapa kali selalu tertunda tersebut.

Oleh karena itu Sarafudin meminta, Ketua DPRD Kepri agar secara tegas mengingatkan Gubernur, bahwa agenda rapat Paripurna yang telah diagendakan jauh-jauh hari sebelumnya itu, dapat diprioritaskan Gubernur, dibanding kunjungan keluar pulau-pulau.

“Penundaan Paripurna ini bukan yang pertama kali, tetapi sudah beberapa kali dilakukan, hanya untuk menunggu Gubernur Kepri,”sebutnya.

Selain ke tidak hadiran gubernur pada Paripurna DPRD Kepri dengan agenda pembahasan 2 Ranperda itu, juga ditandai dengan ketidak hadiran sejumlah anggota DPRD Kepri.(Presmedia)

Dari 45 orang jumlah anggota DPRD Kepri, dalam rapat Paripurna yang akhirnya batal itu, juga hanya di hadiri 17 orang anggota DPRD.(Presmedia)

Comments
Loading...