Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran
Banner Pemko

Bantuan Pompong Salah Sasaran, Edy Sofyan Tuding Tim Verifikasi Tak Becus

Pompong Ketinting bantuan DKP Kepri yang di klaim warga tidak tepat sasaran
Photo Pompong Ketinting bantuan DKP Kepri yang di klaim warga tidak tepat sasaran

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Dinas Kelautan Perikanan Provinsi Kepulauan Riau mengatakan, tidak tempatnya sasarannya bantuan pompong (Perahu) ketinting untuk warga nelayan di Kampung Jawa dan Teluk Keriting akibat ulah tim Verifikasi bantuan, hingga ada yang bukan nelayan, tetapi mendapat bantuan itu.

“Itu semua kesalahan tim penyerahan yang dibentuk, mereka yang memverifikasi dan yang menentukan. Hingga ada yang bukan nelaya dan mendapat bantuan itu,”kata Kepala dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepri Eddy Sofyan,Rabu (3/7/2019).

Tim itu lanjut Eddy, terdiri dari Asisten I, Asisten III, Kadis PUPR dan Kadis Perkim Provinsi. Merekalah yang mengkondisikan bantuan itu sebelum diserahkan oleh Gubernur Kepri.

“Saat penyerahan bantuan perahu jenis ketinting beberapa bulan lalu oleh Gubernur, ada warga yang protes karena yang bukan nelayan mendapat bantuan itu,”katanya.

Menurut Eddy, tidak tempat sasaran bantuan itu bukan di instansinya, karena dinasnya hanya menerima nama-nama nelayan sondong dan memang betul nelayan penerima bantuan dari tim. Jadi keliru kalau kami tidak becus dalam penyerahan itu, ungkap saudara Gubernur ini.

Sebagaimana diberitakan Presmed sebelumnya, bahwa ada belasan nelayan di Teluk Keriting yang protes kepada Gubernur tidak mendapat bantuan pompong jenis ketinting, padahal mereka berharap sekali menerima bantuan itu yang sama sekali belum pernah menerimanya.

“Saya memang protes kemaren ke DKP Provinsi, kenapa yang bukan nelayan yang menerima bantuan itu, padahal saya sudah belasan tahun jadi nelayan, tak pernah menerima bantuan,” tutur Zaharuddin kepada Ptesmed.

Hal yang sama diakui ketua kelompok nelayan Teluk Keriting Sani, memang jumlah yang diserahkan itu hanya 8 nelayan untuk di turki, 20 pompong lainnya untuk melayan sondong kampung jawa.

“Memang tidak tepat sasaran, jumlah nelayan di turki belasan, sementara di kampung jawa itu hanya nelayan sondong, merekapun tak pernah kelaut menjaring ikan, jadi bantuan itu jadi mubazir,”ujar Sani.(Presmed)

Comments
Loading...