Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran
Banner Pemko

Laut Turki Ditimbun, Penyidik Polres Panggil Pemilik Lahan dan Kadis Pemko Tanjungpinang

Penimbunan laut, Teluk Kriting
Keluarga Kadis PUPR Kepri timbun laut di Teluk Kriting jadi sorotan warga

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Polres Tanjungpinang melayangkan surat panggilan pada pemilik lahan serta kepala dinas terkait di Pemko Tanjungpinang atas dugaan penimbunan illegal di kawasan laut Teluk Keriting (Turki) jalan Usman Harun Rt 02/RW XI kelurahan Tanjungpinang Barat.

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang mengatakan, Setelah sebelumnya menurunkan tim penyidik ke lokasi, dan menemukan adanya penimbunan tersebut. Saat ini, penyelidikan dilanjutkan dengan memanggil pemilik lahan dan Dinas terkait di pemerintah kota Tanjungpinang.

“Pemanggilan dilakukan untuk meminta kalrifikasi kepada pemilik lahan dan dinas terkait. Suratnya sudah kami kirimkan, mudah-mudahan Sabtu depan mereka bisa hadir,”ujar Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP.Efendri Alie pada wartawan,Kamis,(4/7/2019).

Ditempat terpisah, Kepala Dinas BLH provinsi Kepri Nilwan, mengatakan, sebagai instansi yang berwenang memberi rekomendasi Amdal dan UKL/UPL, sebagai mana UU nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah daerah, mengaku tidak mengetahui apakah BLH Kepri pernah pernah mengeluarkan izin atau rekomendasi reklamasi atau penimbunan laut dikawasan kota Tanjungpinang itu.

“Secara detail, saya tidak tahu karena saya baru di BLH. Tepatnya nanti ditanya aja sama kasubag lingkungan di BLH,”ujar Nilwan pada PRESMEDIA.ID saat dikonfirmasi.

Merujuk pada aturan penanaman Investasi atau pembangunan sarana dan prasarana usaha dan pribadi,Seharusnya, sebelum melaksanakan pembangunan, Penimbunan pada kawasan tertentu, Setiap orang atau badan, harus terlebih dahulu mengajukan izin pemanfaatan ruang kawasan daerah pada pemerintah.

Selanjutnya, atas permohonan Badan atau orang tersebut, DPMPTSP sebagai instansi pelayanan satu pintu, mengkoordinasikan pengurusan izin dan administrasi yangvdiajukan pemohon kepada instansi terkait, seperti PUPR sebagai instansi pemilik wewenang pemberi Izin pemanfaatan Ruang sesuai RTRW serta IMB.

Serta, kepada BLH dan instansi terkait lainya, yang mengeluarkan rekomendasi reklamasi dan penimbunan dengan syarat dan mekanisme yang ditetapkan sesuai UU.

Sebagai mana diberitakan PRESMEDIA.ID sebelumnya, Reklamasi penimbunan laut, dijalan Usman Harun Rt 02/RW XI kelurahan Tanjungpinang Barat Teluk Keriting itu jadi sorotan warga sekitar.

Pasalnya, selain diduga tidak memiliki Izin timbun, atau reklamsi, Penimbunan itu juga menyumbat saluran parit pembuangan air ke laut hingga saat hujan deras mengakibatkan banjir.

“Akibat penimbunan itu, saluran air parit ditempat ini, menjadi sumbat.Karena lokasi yang ditimbun merupakan alur drainase pembuangan air dari selokan ke laut,”ujar Trio salah seorang warga Teluk Keriting PRESMEDIA.ID.

Informasi yang diperoleh, lahan yang sudah ditimbun sekitar 100 meter menjorok ke laut itu, merupakan lahan milik keluarga Kepala dinas PUPR Provinsi Kepri Abu Bakar.

Sayangnya, kepala dinas PUPR Kepri Abu Bakar, dan saudaranya Idrus Godam, yang berusaha di konfrimasi terkait dengan reklamsi dan penimbunan laut ini, belum memberikan jawaban.

Upaya konfirmasi PRESMEDIA.ID melalui pesan Whatsap dan Short Massage Service (SMS) ke Hand Phondnya juga tidak ada jawaban.(Presmed)

Comments
Loading...