Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Reinkarnasi, Dua Tokoh Pembentuk dan Pembangunan Kepri Nyatakan Maju Pilgub 2020

Dua tokoh penting pembentuk dan pembangun bumi bunda tanah Melayu provinsi Kepri, Huzrin Hood dan Ismeth Abdullah
Dua tokoh penting pembentuk dan pembangun bumi bunda tanah Melayu provinsi Kepri, Huzrin Hood dan Ismeth Abdullah

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Bursa calon pilkada di provinsi Kepulauan Riau kian menghangat, konstelasi politik partai dan tokoh, mulai menyatakan maju sebagai calon walikota, bupati serta gubernur.

Selain pengurus partai, seperti Nurdin Basirun, Surya Respationo, Ansar Ahmad dan tokoh lainnya, Dua tokoh penting pembentuk dan pembangun bumi bunda tanah Melayu provinsi Kepri, Huzrin Hood dan Ismeth Abdullah juga menyatakan siap maju meramaikan pesta demokrasi Pemilihan Gubernur provinsi Kepri 2020.

Kesiapan dua tokoh pembentuk dan gubernur pertama Provinsi Kepri ini, seolah mejadi reinkarnasi dalam menata kembali tujuan dan cita-cita pembentukan provinsi Kepri.

Ditemui PRESMEDIA.ID dikediamannya, Kamis (4/7/2019), tokoh pembentukan provinsi Kepri Huzrin Hood menyatakan, kesipannya maju sebagai calon gubernur dalam Pilkda Kepri 2020 mendatang. Hal yang sama juga dikatakan Ismeth Abdullah, ketika di temui PRESMEDIA.ID belum lama ini.

Huzrin mengatakan, selain ingin meluruskan kembali cita-cita pembentukan provinsi Kepri, dirinya juga ingin mengembalikan arah dan tujuan pembangunan Provinsi Kepri yang dianggapnya hingga saat ini, capaian Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) banyak yang tidak jelas.

Disingung mengenai kendaraan politik yang akan dipakai maju pada Pilgub mendatang, Huzrin mengatakan, hingga saat ini sudah dilakukan penjajakan ke beberapa partai politik melalui lobby dan serangkaian pertemuan.

“Partai PAN sudah menyatakan siap dan telah bertemu dengan ketum PAN (Zulkifli Hasan) di Jakarta. Partai Demokrat dan Golkar juga sudah ada pertemuan,”ujarnya pada PRESMEDIA.ID.

Menurut tokoh sentral pembentukan Provinsi Kepri ini, dirinya juga akan mengadakan pertemuan dengan pengurus partai PKS dan PKB Provinsi Kepri, begitu juga dengan partai Gerindra yang akan dijadwalkan bertemu untuk mengusung dan mendukung dirinyananti di pilgub 2020 mendatang.

Sementara itu mantan Gubernur provinsi Kepri Ismeth Abdullah, juga menyatakan siap maju dalam bursa Pemilu Kepri 2020 mendatang.

Kepada PRESMEDIA.ID, Ismeth mengatakan, jika tidak ada aral melintang serta aturan yang menghambat, dirinya akan ikut maju pada pilkada gubernur Kepri mendatang tersebut. Tujuanya adalah, untuk melanjutkan kembali pembangunan Kepri yang sudah dirintis dan dibangun sebelumnya.

“Saya ingin melanjutkan dan menyelesaikan program pembangunan yang sebelumnya sudah saya konsep. Karena hingga saat ini, masih banyak yang belum terwujud untuk kesejahteraan masyarakat Kepri,”ujarnya pada PRESMEDIA.ID belum lama ini.

Namun demikian, Ismeth mengatakan, keinginanya untuk kembali mengabdi tersebut, juga jika masyarakat menginginkan.

Mengenai partai yang akan mengusungnya, tokoh pembangunan Kepri ini mengatakan, tentukan akan di-dudukan bersama pengurus dan tim simpatisanya. Apakah akan maju secara Independen atau berkolaborasi dengan partai, yang akan dijadi kenderaannya.

“Jika memang memungkinkan maju secara Independen, Saya akan maju secara Independen. Namun tidak menutup kemungkinan juga berkoleborasi dengan Partai pengusung,”ujar Ismeth.

Hal yang sama juga dikatakan, tim Ismeth Abdullah, Paruhuman Nasution. Ia mengatakan wacana majunya mantan Gubernur Kepri pertama itu, didasari oleh keinginan sejumlah masyarakat.

Bahkan, kata Paruhuman, banyak masyarakat yang menyarankan agar Ismeth Abdullah mendeklarasikan diri menjadi calon gubernur Kepri dari jalur Independen.

“Atas dasar itu, tim Simpatisan Ismeth Abdullah juga menyatakan, siap mendukung pencalonannya dari jalur Independen dengan mengumpulkan dukungan pernyataan dan KTP sebagai syarat,”ujarnya.

Disingung dengan adanya wacana menyandingkan Ismeth Abdullah dengan tokoh central Pembentukan Provinsi Kepri Huzrin Hood, Paruhuman mengatakan, hal tersebut merupakan wacana yang sangat baik.

“Karena memang, mereka itu punya andil yang sangat besar pada pembangunan Provinsi Kepri ini, Jadi, jika dua tokoh ini islah dan dipadukan masyarakat menyatakan sangat setuju,”ujarnya.(Presmedia)

Comments
Loading...