Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

PPDB Amburadul, Nurdin Panggil Kadis dan Orang Tua Siswa

Gubernur Provinsi Kepri Nurdin Basirun

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang-Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun mengatakan, telah mengetahui tidak tertampungnya, ratusan calon siswa SMA/SMK di sejumlah daerah di Kepri.

Untuk menyelesaikan hal tersebut, Nurdin mengtakan, akan memanggil Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Muhammad Dali terkait persoalan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA/SMK se-Kepri.

Berdasarkan laporan yang diterima, Nurdin melanjutkan, PPDB di lima kabupaten provinsi Kepri, seluruhnya berjalan dengan lancar dan tanpa masalah.

“Hanya di Kota Batam dan Tanjungpinang yang mengalami kekisruhan, akibat banyak siswa yang tak tertampung.

Saya dapat laporan, Batam yang amburadul.Tanjungpinang pun juga kurang,”kata Nurdin menjawab pertanyaan wartawan, Minggu,(7/7/2019).

Ia mengatakan, saat ini lebih dari 2 ribu calon siswa, tidak tertampung untuk masuk ke SMA/SMK di Kota Batam. Oleh karena itu, kata Nurdin, pihaknya berencana untuk mengumpulkan para orang tua yang anaknya belum dapat sekolah, guna membahas persoalan tersebut.

Pada pertemuan itu, gubernur juga akan mengundang Walikota Batam guna menyelesaikan persoalan klasik yang terus dihadapi dari tahun ke tahun itu.

“Kita kumpulkan orang tua, Kepala dinas Pendidikan dan Pak Rudi (Walikota Batam,red) untuk mencari solusi yang tepat,”ungkapnya.

Nurdin menambahkan, kurangnya daya tampung sekolah dalam PPDB 2019, memang menjadi persoalan yang dihadapi setiap tahun. Hal itu disebabkan, kurangnya ruang kelas sekolah tingkat SMA/SMK. Sementara, penduduk semakin terus bertambah.

Untuk itu, kata Nurdin, kedepan perlu ditambahkan jumlah sekolah baru, terutama tingkat SMA/SMK di setiap daerah yang pertambahan penduduknya cukup signifikan.

“Kita lihat nanti, apakah solusi itu menambah sekolah baru atau menambah rombel (rombongan belajar. Yang jelas saya minta palinh tidak tahun depan di Batam harus tambah 2 sekolah baru,”tegas Nurdin.

Mantan Bupati Karimun ini berjanji, akan serius mengatasi persoalan PPDB ini. Karena menurutnya, pendidikan merupakan kebutuhan dasar setiap anak di Provinsi Kepri.

“Jangan sampai dengan persoalan ini, ada anak Kepri yang tidak melanjutkan sekolah.
Harus kita selesaikan. Saya minta tahun depan ini tidak ada lagi,”ujarnya.

 

Comments
Loading...