Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Kantongi Calon Tersangka Izin Tambang Bouksit, Kajati Kepri Panggil PT.GBA

Kajati Kepri Edy Birton
Kepala Kejaksaan Tinggi Kepri Edy Birton Saat memberi keterangan pers pada wartawan di Kejaksaan Tinggi Kepri,Senin,(21/7/2019)

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Kejaksaan Tinggi Kepri mengatakan, proses hukum penyelidikan dugaan penyalahgunaan wewenang dalam pengeluaran Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) bouksit di provinsi Kepri saat ini ditingkatakan ke penyidikan umum.

Dengan penyidikan tersebut, Kejaksaan telah mengantongi calon tersangka dugaan korupsi penyalah gunaan kewenangan pemberiaan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) tambang bouksid itu.

“Saat ini prosesnya jalan terus dan sudah masuk ke penyidikan umum, dengan calon tersangka Insyaallah,”ujarnya pada wartawan usai upacara Hari Bhakti Adhiaksa (HBA) ke 59 tahun 2019 di kejaksaan tinggi Kepri,Senin,(21/7/2019).

Kendati masih enggan membeberkan modus dan nilai kerugian yang diakibatkan dari dugaan pengeluarkan IUPK tambang boksit yang diduga tanpa prosedural itu, Mantan Wakajati Jawa Timur ini mengatakan, masih terus mendalami peranan sejumlah pihak dalam dugaan penyalah gunaan kewenangan pengeluaran IUPK tambang boksid itu.

“Masih terus didalami, mengenai modus dan nilai kerugian, nanti kami sampikan dan belum saatnya untuk ekspost,”ujarnya.

Selain memanggil dan memeriksa Kepala dinas dan staf ESDM dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kepri, Kejaksaan tinggi Kepri juga mengatakan, telah memeriksa sejumlah pengusaha penerima IUPK, dan mendalami pelanggaran regulasi dalam pengeluaran IUPK tambang bouksid oleh DPMPTSP Kepri, atas rekomendasi M.Amzon selaku mantan kepala dinas ESDM Provinsi Kepri itu.

Panggil PT.GBA

Selain memeriksa sejumlah direktur perusahaan yang memperoleh Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) sebagai saksi, Kejaksaan Tinggi Kepri juga mengatakan akan memanggil direksi PT.Gunung Bintan Abadi (GBA) sebagai pemilik dan yang membagi-bagikan quota eksport bouksid pada sejumlah orang dan perusahaan di Kepri.

Edy mengatakan, semua pihak yang berkaitan dengan pemilik Izin quota dan yang menerima izin quota tambang boksit atas pengeluaran IUPK itu akan dipanggil.

“Kita lihat nanti, mengenai regalasi yang digunakan dan yang dilanggar dalam pengeluaran IUPK tambang ini,”sebutnya.(Presmedia)

Comments
Loading...