Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Diangkat Jadi PNS, 1,457 Praja IPDN Disebar ke Seluruh Pelosok Indonesia††

Hadi Prabowo saat menyerahkan SK Penempatan Penugasan Praja IPDN di Lapangan Kampus IPDN Cilandak Jakarta Selatan.(Ist)

PRESMEDIA.ID,Jakarta- Sebanyak 1.457 orang Purna Praja IPDN Angkatan XXV resmi disebar keseluruh penjuru Indonesia. Penyebaran tugas Purna Praja IPDN angkatan ke XXVI ini dilaksankan Sekretaris Jenderal Mendeagri Hadi Prabowo di Lapangan Kampus IPDN Cilandak Jakarta Selatan,Selasa,(30/07/2019).

Ribuan Purna Praja IPDN ini, merupakan lulusan Praja IPDN yang telah diangkat menjadi CPNS Kemendagri Tahun 2018 dan telah selesai melaksanakan orientasi tugas pada Instansi Daerah asal pendaftaran dan dinyatakan lulus Pelatihan Dasar CPNS Golongan III dan diangkat menjadi PNS terhitung 1 Agustus 2019.

Selanjutnya, para purna Praja IPDN yang telah diangkat menjadi PNS Kemendagri ini, selanjutnya akan ditugaskan secara lintas Provinsi di seluruh Indonesia Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 1 Agustus 2019.

Dengan penugasan tersebut, status dan jenis kepegawaian masing-masing juga dialihkan dari Pegawai Negeri Sipil Kementerian Dalam Negeri menjadi Pegawai Negeri Sipil Daerah tempat penugasan masing-masing terhitung pada 1 Oktober 2019.

Sekertaris Jenderal Menteri Dalam Negeri Hadi Prabowo mengatakan, Pasca penetapan kebijakan Penempatan Tugas Lulusan IPDN, terdapat beberapa perubahan yang signifikan dalam metode penempatan lulusan, diantaranya adalah penempatan tugas lulusan dilakukan secara lintas Provinsi di seluruh Indonesia.

“Penempatan ini, sesuai dengan Permendagri Nomor 34 Tahun 2019 tentang Penempatan Tugas Lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri yang menegasakan lulusan IPDN akan melaksanakan orientasi penugasan sekaligus ditempatkan secara lintas Provinsi,”ujarnya.

Kebijakan penempatan tugas ini lanjut Hadi, dilakukan dalam rangka membantu pelaksanaan tugas Pemerintah Daerah yang memfokuskan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang merata ke seluruh pelosok tanah air.

“Hal ini sama denga yang program presiden, sebagaimana telah dilakukan dalam bidang infrastruktur, Karena, Sumber Daya Manusia memiliki peran penting dalam peningkatakan program pembangunan,”ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan, Hadi membeberkan 4 (empat) poin penting yang perlu dipegang teguh setelah disebar diluar daerah asalnya, yaitu Pertama, senantiasa menjunjung integritas, loyalitas dan disiplin dalam menjalankan tugas dimanapun anda ditempatkan, maknai penempatan ini sebagai amanah yang senantiasa harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.

Kedua, jaga nama baik lembaga, almamater dan diri Saudara dengan senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, Negara dan Bangsa tanpa memandang suku, agama,ras dan golongan.

Ketiga, senantiasa menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan bangsa dan tetap menjadi aparatur sebagai perekat persatuan bangsa. Hadi juga menilai, sampai saat ini telah lahir lulusan-lulusan IPDN dengan intelektual yang baik

ďIPDN merupakan lembaga penempa karakter dari kader pemerintahan, untuk membentuk mental, sikap dan prilaku yang baik. Sehingga Lulusan IPDN menjadi Sumber Daya Manusia yang memiliki intelektual yang tinggi, kepribadian yang luhur serta mental yang kuat,”sebutnya.

Untuk itu lanjut Hadi, hal itu harus dimaknai bersama, sebagai bentuk komitmen Pemerintah dalam rangka pengembangan Sumber Daya Manusia yang pada akhirnya dapat memajukan daerah.

Selanjutnya, terkait penggajian lulusan IPDN angkatan XXV kata Hadi, akan dibebankan kepada APBN Kementerian Dalam Negeri sampai dengan tanggal 31 Desember 2019 dan Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 1 Januari 2020 dibebankan pada APBD Pemerintah Daerah tempat penugasan masing-masing. (Presmedia)

 

Comments
Loading...