Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Peringatan HLUN, Sejumlah Lansia di Kepri Dapat Bantuan

Plt.Gubernur Kepri Isdianto saat memberi bantuan kaca mata baca pada ibu lansia pada HLUN 219 di Kepri.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Pemerintah provinsi Kepri memberi bantuan sosial bagi 200 orang lansia tidak mampu, serta melaksanakan senam sehat dan pemeriksaan kesehatan pada peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-23 tingkat Provinsi Kepri tahun 2019 di Aula Wan Seri Beni, kantor Gubernur, Pulau Dompak,Tanjungpinang, Senin (5/8/2019).

Dengan tema Nasional yang diusung “Lanjut Usia Mandiri, Sejahtera dan Bermartabat” pada Hari Lanjut Usia 2019 ini Plt.Gubernur Kepulauan Riau H Isdianto mengatakan, untuk mewujudkan keberhasilan pembangunan di daerah serta menjawab kebutuhan masyarakat dibidang sosial, perlu sinergitas semua pihak di tingkat daerah maupun di tingkat pusat.

Bercerita tentang kaum lansia, Isdianto mengatakan tidak hanya dibidang kesehatan, Namun juga dibidang ekonomi dan pemberdayaan masyarakat lansia.

“Dalam memberdayakan lansia diperlukan kegiatan kreatif dan kewirausahaan yang mampu meningkatkan ekonomi lanjut usia. Dengan kegiatan itu, lansia dapat hidup mandiri secara ekonomi dan kesejakheraanya semakin meningkat,”lanjutnya.

Pada kesempatan itu, Isdianto atas nama pribadi dan Pemerintah, mengucapkan terimaksih dan memberikan apresiasi kepada para instansi terkait yang telah melakukan berbagai upaya konkret bagi para lansia dengan berbagai program dan kegiatan, baik dibidang kesehatan maupun dibidang ekonomi.

“Saya berharap berbagai program yang pro dengan pemberdayaan kesehataan lansia dapat terus dioptimalkan dan ditingkatkan kualitasnya. Juga terpola, terkoordinatif serta berkelanjutan. Para lansia harus mandiri, sejahtera dan tetap produktif,”ujar Isdianto.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Doli Boniara dalam laporannya mengatakan, peringatan Hari Lanjut Usia tingkat provinsi Kepri 2019 itu dilakukan dalam upaya peningkatan pelayanan dan kesejahteraan pada lansia, terlebih dari data yang didapat dari BPS bahwa pada tahun 2020 mendatang diproyeksikan sebanyak 28 juta orang akan masuk kategori lanjut usia.

“Guna mengatasi berbagai masalah yang mungkin akan terjadi, kedepan dibutuhkan program-program yang terencana tepat guna dan berkarakter,”ujar Doli.

Kepri lanjut Doli, hingga saat ini belum memiliki rumah lansia/panti jompo sendiri, Namun hal ini tidak mengurangi semangat dalam memperhatikan lansia karna dalam kurun waktu 2 tahun berturut-turut Kepri berhasil mendapatkan penghargaan tingkat nasional dari Kementerian Sosial.

“Tentu hal ini menjadi kebanggaan bagi kita bersama untuk kedepan semakin meningkatkan kualitas pelayanan terhadap lanjut usia,”katanya.

Doli juga mengatakan, melalui peringatan Hari Lansia itu, akan dapat meningkatkan kesejahteraan Lansia, berdasarkan pemberian sejumlah bantuan dalam meningkatkan nilai-nilai penghormatan kepada pada para lanjut usia.

Pada acara ini Plt Gubernur Kepri juga menyerahkan penghargaan Menteri Sosial RI kepada, Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia Rumah Bahagia Bintan dan pengharagaan kepada Turiati asal Kabupaten Bintan sebagai masyarakat pemerhati Lansia kategori perorangan. Untuk semakin memeriahkan acara, juga ditampilkan tari kreasi (tari pucuk pisang) persembahan Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia Rumah Bahagia Bintan.

Kegiatan ini juga dihadiri Istri Isdianto, yaitu Hj Rosmeri Isdianto, Wakil Walikota Tanjungpinang Hj.Rahma, perwakilan FKPD beserta sejumlah kepala OPD. Serta mewakili Pemeribtah pusat juga hadir Direktur Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Andi Hanindito, Inspektur Rehabilitasi Sosial Kemensos RI Chasbullah serta perwakilan BKMT, PKK, Dharma Wanita dan tokoh masyarakat. (Presmed)

Comments
Loading...