Ultimate magazine theme for WordPress.

Hari Ini Polisi Panggil Khairul, Pembawa Pelaku Penipu Bw Menghadap Kejati Kepri

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP.Rio Reza Parindra.

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang-Penyidik satreskrim Polres Tanjungpinang, memanggil dan memeriksa Khairul, orang yang membawa Bw (DPO) terduga pelaku penipuan, menemui Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kepri, Rabu (1/7/2020).

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Rio Reza Parindra, mengatakan selain menetapkan Fr sebagai tersangka, pihaknya juga telah memeriksa 3 orang saksi terkait dengan penipuan dengan modus Makelar Kasus (Markus) Korupsi IUP-OP tambang bauksit dengan tersangka dan korban penipuan Junaedi yang mengatas namakan Kepala Kejaksaan tinggi Kepri itu.

“Saksi yang diperiksa sudah tiga orang, hari ini juga kami rencan akan memanggil dan memeriksa saksi Khairul,”ujar Rio saat di temui di Mapolres Tanjungpinang Rabu (1/7/2020).

Sebagai mana diketahui, Khairul adalah orang yang kenal dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Kepri, dan merupakan orang yang membawa pelaku Bw (DPO), menghadap Kepala Kejaksaan Tinggi Kepri.

Sementara pelaku Bw, orang yang membawa barang bukti dana Junaedi Rp.500 juta, dikatakan Rio hingga saat ini masih terus diburu.

“Masih kita kejar, informasinya yang bersangkutan sudah berada di luar Kepulauan Riau, kami masih memburu,” jelasnya.

Sebelumnya, Kejaksaan Tinggi Kepri membantah, bisa diatur makelar kasus (Markus) yang mengatas namakan Kepala Kejaksaan Tinggi Kepri yang menipu tersangka korupsi IUP-OP tambang Bauksit.

Asisten Intelijen (Asintel) Kejaksaan Tinggi Kepri Agus Sunaryo menegaskan, dalam penanganan Korupsi IUP-OP tambang yang sedang dilakukan, tidak ada permintaan atau segala macam hal dari Kajati Kepri kepada siapapun.

Kejati Kepri sangat menyesalkan, apa yang dilakukan tersangka yang membawa-bawa nama Kejati, karena sebelumnya pihak Kejaksaan Tinggi Kepri, juga sudah menyampaikan pada masing-masing tersangka, agar tidak percaya terhadap orang-orang tertentu yang mengatas namakan Kejati.

Hingga apa yang terjadi pada tersangka Junaedi, mutlak merupakan perbuatanya bersama dua tersangka Fr dan rekannya Bw yang sampai saat ini sedang dicari.

Mengenai foto yang ditunjukan terduga pelaku Bw, Agustian mengatakan kalau photo tersebut diambil ketika pelaku bersama temannya Khairul datang menemui Kepala Kejaksaan Tinggi Kepri di Senggarang beberapa waktu lalu.

Kedatangan Khairul bersama Bw, dikatakan Agustian, adalah untuk silaturahmi, dan saat mau pulang Khairul dan Bw meminta foto bersama dengan Kejati Kepri

Kedatangan Khairul sendiri menghadap Kepala Kejaksaan Tinggi, saat itu juga adalah untuk meminta bantu mengenai kasus tersebut, Namun oleh Kejati Kepri menyatakan “Tidak bisa”.

Dan dalam pertemuan itu, Bw yang ikut bersama Khairul memanfaatkan momen tersebut untuk berfoto ria, dengan Kejati Kepri, dan foto itu yang digunakan sebagai bahan untuk meyakinkan korban Junaedi.

Dari klarifikasi yang kami lakukan, kedatangan dan pertemuan Khairul yang membawa rekannya Bw saat itu ke Kejati Kepri, dilakukan setelah ada transaksi penyerahan uang Rp.500 juta, dari Junaedi ke Fr dan Bw.

Jadi dengan kata lain, transaksi duitnya sudah terjadi, kemudian Bw menunjukan foto itu ke tersangka yang menjadi korban penipuan.

Penulis:Roland/redaksi

Comments
Loading...