Ultimate magazine theme for WordPress.

PPDB SMA/SMK Kepri, 6.544 Siswa Tak Tertampung, Isdianto Minta Tambah RKB

Plt. Gubernur Kepri, Isdianto saat membuka GSI Tingkat SMP se-Kepri (Dok:Presmedia.id)

PRESMEDIA,ID,Batam- Dari 17.917 Lulusan SMP/MTS di Kepri, sebanyak 6.544 siswa tidak tertampung pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK sederajat tahun 2020. Sementara daya tampung ruang kelas SMA/SMK sederjat di Kepri hanya 13.137 siswa.

Salah satunya adalah di kota Batam, diperkirakan ada sekitar 1.545 siswa tamatan SMP/MTS hingga saat ini tidak tertampung. Dari 1.705 pendaftar PPDB di kota Batam, sebanyak 1.128 siswa tertolak sistem PPDB karena kondisi jarak domisili dengan sekolah.

Menanggapi hal ini, Plt Gubernur Kepri H.Isdianto menyatakan, akan meminta tambahan ruang Ruang Kelas Baru (RKB) untuk sekolah SMA dan SMK sederajat yang masih memungkinkan.

Hal ini kata Isdianto, dilakukan sebagai upaya untuk menampung pelajar-pelajar dalam zonasi pada PPDB yang tidak tertampung, padahal hanya di sekolah tersebut jarak terdekat rumahnya.

“Kita akan upayakan membangun RKB. Tentu dengan melihat kondisi tanah dan lainnya di setiap SMA dan SMK Negeri. Juga akan berkoordinasi dengan DPRD Kepri. Semoga semua ini bisa membantu masyarakat,”kata Isdianto di Batam, Selasa (7/7/2020).

Dari laporan yang diterima, Isdianto mengatakan, sejumlah siswa didik yang rumahnya dekat dengan sekolah tertentu itu, tidak tertampung akibat keterbatasan daya tampung dan ruang belajar.

“Mereka tidak bisa diterima, sementara rumahnya sekat sekolah itu, seperti di SMA Negeri III. Sistem PPDB menolak karena daya tampung sudah terpenuhi.

Hal itu diketahui, Isdianto ketika melakukan pertemuan dengan sejulah Kepala SMA dan SMK Negeri, Ahad lalu di Batam.

Pada kesempatan itu, Kepada Kepala Sekolah, Isdianto juga berpesan, jangan sampai anak-anak Kepri putus sekolahnya. Solusi cepat harus ditemukan sehingga mereka bisa mengikuti kegiatan belajar mengajar.

Untuk Batam, Isdianto mengatakan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Kepala BP Batam H Muhammad Rudi tentang lahan sekolah. Dia berharap ada solusi terbaik untuk kemajuan pendidikan masyarakat Batam dan Kepri.

Sementara laporan dari dinas pendidikan, menyatakan masih ada beberapa zona yang masih kosong, atas hal itu Dia juga memerintahkan Dinas Pendidikan untuk segera menyelesaikan masalah tersebut.

“Harus cepat diselesaikan. Beri solusi terbaik untuk kemajuan pendidikan dan anak-anak Kepri,”kata Isdianto.

Penulis:Redaksi 

Comments
Loading...