Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran
Bhayangkara 74

Sempat Buron,Pelaku Pencurian Laptop Quran Center di Bekuk Polisi

Curi Laptop, Tersangka Kalfison (37) akhirnya berhasil dibekuk satuan reskrim Polsek Tanjungpinang Timur.(Presmed)†

PRESMEDIA.ID,Tanjugpinang- Buron selama 7 bulan setelah mencuri empat unit Laptop milik Qur’an Center di Kilometer 9 Kota Tanjungpinang. Tersangka Kalfison (37) akhirnya berhasil dibekuk satuan reskrim Polsek Tanjungpinang timur, disebuh kos milik rekanya di jalan Pemuda kota Tanjungpinang Rabu,(7/8/2019).

Kanit Reskrim Polsek Tanjugpinang Timur Iptu.Ardian mengatakan, pencurian Laptop Qur’an Center Kilometer 9 ini, dilakukan tersangka Kalfison pada 19 Februari 2019 lalu. Dan atas kejadian itu, korban langsung melaporkan pencurian yang dialami ke Polsek Tanjungpinang Timur.

“Sebanyak empat unit Laptop dari lembaga pendidikan Qur’an Center itu hilang,”ujarnya.

Setelah dilakukan penyelidikan, Polisi mendapat infromasi, pelaku melarikan diri ke Jambi. Dan agar pelaku kembali ke Tanjugpinang, Penyidik sempat memancing pelalu, sebelum akhirnya ditangkap.

Kepada kepolisian tersangka, tersangka mengaku, setelah mencuri Laptop dari lembaga pendidikan itu, barang curianya disembunyikan di belakang bangunan Qur’an Center, tidak jauh dari lokasi kejadian.

Tujuanya, menunggu keadaan sepi baru mengambilnya. Namun saat itu, sebelum barang curiany yang disimpan diambil, pelaku melarikan diri ke Jambi. Dan barang bukti Laptop yang dicurinya masih tetap disembunyikan.

“Hasil curiannya belum dijual dan empat laptop berhasil diamankan polisi dari tempat yang disembunyikan pelaku”tambahnya.

Tersangka Kalfison yang dikonfirmasi wartawan mengaku, nekat mencuri laptop lembaga pendidikan Quran itu karenakan terbelit hutang. Pelaku yang mengaku berprofesi sebagai tukang cukur ini mencuri untuk melunasi hutang pada temanya.

“Saya melakukan itu untuk membayar utang, karena kawan saya menagih hutang terus sehingga saya berniat mengambil Laptop di Qur’an center itu,”ujar dengan nada menyesal.

Untuk mempertanggung jawabakan perbutanya, saat ini pelaku dijebloskan ke penjara dengan status tersangka pencurian. terangka dijerat dengan pasal 363 ayat (1) ke 3 dan 5 tentang tindak Pidana pencurian dan pemberatan dengan ancaman 7 Tahun Penjara. (Presmedia)

Comments
Loading...