Ultimate magazine theme for WordPress.

PPDP-KPU Mulai Coklit 1,3 Juta Pemilih Potensial di Provinsi Kepri

Komisioner KPU Kepri Priyo Handoko.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepri melakukan tahapan pencocokan dan penelitian (coklit)  sebanyak 1.393.439 orang, jumlah pemilih potensial Kepri berdasarkan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) Provinsi Kepri.

Anggota Komisioner KPU Kepri, Priyo Handoko mengatakan, sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, proses pemutakhiran data pemilih dimulai pada Rabu (15/7/2020).

Dalam tahapan coklit, lanjut dia, Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) di seluruh kabupaten/kota akan bertugas menelusuri kebenaran data pemilih yang masuk dalam DP4 Provinsi Kepri.

“Jumlah DP4 Provinsi Kepri yang diserahkan KPU RI pada 21 Februari 2020 lalu sebanyak 1.393.439 orang, semuanya tersebar di tujuh Kabupaten/Kota di Provinsi Kepri,”katanya Rabu (15/7/2020).

Selain itu, lanjut Priyo, KPU RI juga sudah memberikan data tambahan pada 18 Juni 2020 lalu terkait beberapa hal yang berkaitan dengan pemilihan nanti. Pertama adalah mengenai jumlah pemilih pemula tambahan sebanyak 5.951 orang.

Kemudian, jumlah warga yang berusia dibawah 17 tahun tetapi sudah kawin sebanyak 21 orang, Pensiunan TNI/Polri di Provinsi Kepri sebanyak 13 serta warga yang alih status TNI/Polri di Provinsi Kepri ada 143 orang.

“Seluruh data ini tambahan itu, terutama yang beralih status dari sipil menjadi TNI/Polri atau sebaliknya sudah diserahterimakan dari Dukcapil kepada KPU RI pada tanggal 23 Januari 2020 lalu. Sehingga masuk dalam daftar pemilih,” jelasnya

Menurut Priyo, jumlah DP4 Provinsi Kepri ini lebih banyak dibandingkan dengan DPT Pemilu 17 April 2019 lalu yang ditetapkan sebanyak 1.229.424.

Atas dasar itu, maka pada pelaksanaan coklit ini akan dilakukan pendataan untuk memastikan kebenaran alamat, atau menjadi TNI-Polri, atau ada yang telah meninggal dunia.Sehingga nanti bisa dipetakan, mana yang pindah memilih, masuk daftar pemilih, atau keluar dari daftar pemilih

“Apabila proses verifikasi lapangan berjalan sesuai rencana, penetapaannya berdekatan dengan pendaftaran calon. Selain itu juga untuk menyesuaian dengan kebutuhan logistik Pilkada nantinya,”tutup Priyo.

Penulis:Isamil

Comments
Loading...