Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Isdianto Serahkan Hewan Kurban Presiden RI dan Ajak Masyarakat Saling Mendoakan 

Idul Adha di Batam, Isdianto Serahkan Hewan Kurban Presden RI ke masyarakat Batam,(Ist)

PRESMEDIA.ID,Batam- Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepri H.Isdianto mengajak jamaah dan masyarakat untuk saling mendoakan kebaikan untuk sesama. Pemimpin negeri ini, juga diminta didoakan agar senantiasa diberi kekuatan dana amanah dalam melaksanakan tugas hingga memberi manfaat pada masyarakat.

“Mari kita saing mendoakan untuk kebaikan sesama. Kebaikan negeri ini. Semoga kehadiran kita bisa memberi manfaat untuk sesama,”kata Isdianto saat melakukan rangkaian Idul Adha bersama ribuan jamaah di Masjid Besar Darul Ghufran, Sagulung, Batam,Ahad (11/8/2019).

Isdianto bersama isteri Hj.Rosmeri Isdianto, menunaikan sholat Idul Adha 1440 H/2019 bersama ribuan jamaah di halaman Masjid Besar Darul Ghufron. Usai menunaikan ibadah sholat, Isdianto juga beramah tamah dengan masyarakat, dan menyerahkan sapi hewan kurban kepada pengurus masjid.

Isdianto juga ikut menyerahkan sapi hewan kurban Presiden RI di Masjid Darussalam Batuaji. Menjelang siang, di kediamaannya di Sukajadi Batam, Isdianto menerima sejumlah warga yang datang bersilaturahmi.

Kepada Masyarakat Kepri, Isdianto juga mengucapkan selamat Idul Adha dan mengajak masyarakat, untuk meneladani kehidupan Nabi Ibrahim. Isdianto berpesan, ibadah kurban yang dilakukan sempena peringatan Idul Adha 1440 H ini, dapat meningkatkan kesalehan sosial untuk sesama yang harus terus dilakukan.

Pada kesempatan itu, tampak hadir Tenaga Ahli Gubernur Kepri H Saidul Khudri dan H Herizal Hood.

Ketua Baznas Kepri KH Mustamien Husein yang bertindak sebagai khatib. Imam dipimpin langsung Ketua IPIM Kepri H Muhammad Alwi Husein Al-Hafizh.

Dalam pesan khotbahnya, Mustamien Husein menyampaikan, bahwa hidup seseorang di dunia, laksana roda yang sedang berputar, kadang berputar turun ke bawah, kadang berputar naik ke atas.

Kalau roda sedang di atas, kata Mustamien, janganlah lupa daratan dan mabuk kepayang. Tetapi bersyukurlah kepada Allah atas nikmat yanh diberikan.

“Kalau sedan berputar ke bawah, jangan patah hati, hilang semangat dan putus asa, tetapi tetaplah dalam bingkai kesabaran dan istiqomah. Tetaplah taat dan patuh di jalan kebenaran menuju keridhoaan-Nya,” kata Mustamien.

Mustamien juga menyampaikan spektrum jihad yang sangat luas. Di antaranya jihad identik dengan bapak/bapak yang berusaha bekerja keras dengan cucuran keringat mencari nafkah dengan cara halal untuk menghidupi diri dan keluarganya.

“Jihad juga identik dengan ibu-ibu rumah tangga yang berusaha untuk mendidik anak-anaknya agar kelak menjadi muslimah yang taat kepada Allah dan senantiasa mengabdi kepada diri-Nya,”kata Mustamien.(Presmedia)

Comments
Loading...