Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Djohan Akhirnya Tewas, Setelah Sempat Kritis Usai Terjatuh Di Sumur Anaknya

Upaya Evakuasi Tim SAR

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Djohan (51) dinyatakan tewas di Rumah Sakit Ahmad Thabib, setelah sebelumnya sempat kritis akibat terjatuh kedalam sumur sedalam 7 meter milik anaknya di Perumahan Citra Pelita I kilo mter 8 Tanjungpinang, Senin,(12/8/2019).

Djohan (51) dan Triono (60) srbelumbya sempat dilarikan ke RSUP Tanjungpinang setelah dievakuasi Tim SAR, karena tidak sadarkan diri setelah terjatuh ke dalam sumur di Perumahan Citra Pelita Jalan Hanjoyo Putro Kilometer 8 Atas Kecamatan Tanjungpinang Timur.

Dua pria ini terjatuh ke dalam sumur, ketika berusaha memperbaiki mesin air milik anaknya. Awalnya, Djohan yang pertama terjatuh ke dalam sumur. Namun saat mengetahui Djohan terjatuh, Triono yang merupakan tetangga korban, berusaha menolong dan masuk krdalam sumur. Saat itu, Triono juga ikut terjatuh.

Kepala Basarnas Tanjungpinang Mu’Min Maulana.

Edi salah seorang tetangga korban, mengaku, sempat membantu dan menolong kedua korban, dengan cara mengambil kipas angin dan mengarahkan kedalam sumur dengan maksut agar keduanya tidak kehabisan oksigen.

“Kami juga memberi tahu warga lain dan memanggil tim SAR dan kepolisian meminta bantuan,”kata Edi pada wartawan di lokasi kejadian, Senin (12/8/2019).

Tak lama berselang Tim SAR datang, dan melakukan evakuasi. Djohan dan Junaidi berhasil dikekuarkan dari sumur dan segera dilarikan ke rumah sakit Umum Provinsi Kepri.

Sayangnya, setelah sempat dirawat di rumah sakit, Djohan tidak sadarkan diri dan dinyatakan meninggal dunia. Sedangkan Triono sudah sadar fan masih mendapat perawatan intensif.

Kepala Basarnas Tanjugpinang Mu’min Mulana yang dikonfirmasi wartawan mengatakan, Upaya pertolongan terhadap warga yang jatuh kedalam sumur tersebut, dilakukan setelah pihaknya mendapat laporan.

“Kami langsung ke lokasi kejadian sekitar pukul 08.00 wib bersama tim fan Kepolisian guna melakukan pertolongan terhadap korban,”ujarnya.

Sekitar pukul 08.40 Wib Tim SAR gabungan dan Kepolisian berhasil mengevakuasi korban Djohan dan Triono serta melarikanya ke Rumah Sakit.

Namun informasi terakhir, kata Mu,Min pihak rumah sakit mengatakan, Satu korban atas nama Djohan (51) meninggal dunia tak lama setelah tiba di Rumah sakit.

Kondisi kedua korban saat dievakuasi dari dalam sumur jelas Mu,min, dalam kondisi lemas dan tidak sadarkan diri, yang diduga akibat menghirup gas beracun yang menganggu pernafasan korban.

“Dugaan sementara, didalam sumur mengandung gas beracun. Apa lagi dengan kondisi sumur yang sempit dengan diameter 1 meter persegi,”ujarnya.

Guna penyekidikan lebih lanjut mengenai penyebab kematian korban Djohan, saat ini Krpolisian Pilsek Tanjungpinang Timur masih melakukan penyelidikan.

Semenatar Jazad korban Djohan, segera dibawa keluarganya dari RSUP Ahmad Thabib Provinsi Kepri, untuk disemayamkan ke rumah duka dan dikebumikan.(Presmedia)

Comments
Loading...