Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran
Bhayangkara 74

Satu Tahun Cabuli Siswanya,Oknum Guru di Tanjungpinang Dipolisikan

PRESMEDIA.ID,Tanjugpinang- Aksi bejat oknum guru kembali mencoreng dunia pendidikan di Tanjungpinang, Satu tahun mencabuli sisawanya sesama jenis, Pb (25) oknum guru di salah satu sekolah di Tanjungpinang akhirnya ditangkap Polisi.

Sangguru bejat ini, diamanakan Polisi setelah aksi cabul sesama jenis yang dilakukanya kepada siswanya sesama jenis sebut saja A (18) terungkap, setelah korban dan orang tuanya melapor ke Mapolres Tanjungpinang.

Kapolres Tanjungpinang AKBP.Ucok Lasdin Silalahi, melalui Kasat Resekim mengatakan, Polisi mengamankan oknum guru tersebut atas laporan dari korban dan orang tuanya.

“Penangkapan terhadap pelaku, kami lakukan dirumahnya atas laporan dan Penyelidikan yang dilakukan,”sebut Efendie Alie pada wartawan di Mapolres Tanjungpinang,Senin,(12/8/2019).

Awalnya kata Efendie, pencabulan sesama jenis yang dilakukan pelaku ini, terbongkar atas cerita korban kepada orang tuanya, selanjutnya orang tua korban melaporkan hal tersebut ke Polisi. Setelah ditanya dan korban bercerita, selanjutnya Polisi mengamankan pelaku.

“Kami sempat melakukan rangkaian penyelidikan dan ditemuakn Dua alat bukti sebelum akhirnya menangkap dan mengamankan pelaku,”ujarnya.

Pencabulan sendiri sebut polisi, berawal dari, Curhatan sang murid yang dibuat pada satatus akun Facebook miliknya pada Mei 2018 lalu. Kemudian hal tersebut direspon oleh sang guru. Setelah akrab pelaku Pb pun memanfaatkan hal itu untuk mencabuli sang siswa tersebut.

“Kasus pencabulan yang dilakukan oleh pelaku merupakan aksi sesama jenis. Bahkan pelaku sempat merekam aksi bejatnya. Dan jika korban menolak ajakan sang guru, pelaku mengancam korban untuk diberi nilai jelek,”ujar Efendi Alie.

Dari pengakuan korban, hingga saat ini pencabulan yang dilakukan guru terhadadapnya sudah berlangsung selama satu tahun yang akhirnya korban melaporkan kejadian yang dialaminya.

“Atas perbutanya pelaku di jerat dengan pasal 289 KUHP dengan ancaman 7 Tahun penjara,”ujar Efendi Alie.

Dan untuk proses hukum lebih lanjut, saat ini Polisi mentepakan sang guru sebagai tersangka dan dilakukan penahanan di sel tahanan Mapolres Tanjungpinang.(Presmedia)

Comments
Loading...