Ultimate magazine theme for WordPress.
Banner Pemko
Bhayangkara 74

Berkas Korupsi Tambang Segera Dilimpah ke PN, Korupsi Disdik Masih Diteliti Jaksa

Kepala Kejaksaan Tinggi Kepri Sudarwidadi

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang-Kejaksaan Tinggi Kepri menyatakan, terus menggesa proses penyidikan dan penuntutan 16 Tersangka Korupsi Tambang dan Pengadaan alat paraktek SMK di Dinas Pendidikan Kepri.

Kepala Kejaksaan Tinggi Kepri Sudarwidadi mengatakan, Dua dari 12 Terangka Korupsi IUP-OP Tambang Bauksit yang ditangani, dalam waktu dekat berkas perkaranya akan segera dilimpahkan ke PN Tanjungpinang. 

“Prosesnya terus berlanjut, saat ini 2 berkas perkara tersangka korupsi tambang itu, Rencana Dakwaan (Rendak) nya sedang dipersiapkan. Selanjutnya akan segera dilimpah ke PN Tipikor,”ujar Kejati Kepri saat ditemui di Kejati Kamis (24/7/2020).

Sedangkan 10 terangka korupsi Tambang lainya lanjut Kejati, saat ini prosesnya masih dalam penyidikan dengan agenda pemeriksaan tambahan pada saksi dan Tersangka.

“Untuk kasus korupsi pengadaan alat praktek SMK di Dinas Pendidikan Kepri saat ini Tahap I dan dalam telaah dan penelitian Jaksa Penuntut,”sebutnya.

Kejati Kepri ini juga menegaskan, pihaknya akan tetap komit menuntaskan penyidikan sejumlah kasus korupsi yang ditangani dan tersangkanya sudah ditetapkan hingga ke Pengadilan.

Sebagai mana diketahui KejaksaanTinggi Kepri menetapkan 16 tersangka Korupsi dari 2 kasus dugaan korupsi yang ditangani.

Ke 16 Tersangka itu, 4 diantaranya adalah tersangka dalam kasus korupsi pengadaan barang alat Laboratorium dinas Pendidikan Kepri tahun 2018 inisial Da selaku PPK, Ds selaku PPTK, dan 2 pihak ke tiga masing-masing Ah dan Ac sebagai Direktur CV.MSB.

Sedangkan 12 tersangka lainya adalah dalam kasus dugaan korupsi IUP-OP Tambang Bauksit di Bintan Provinsi Kepri.

Ke 12 tersangka Korupsi IUP-OP tambang bauksit itu adalah Am (Amjon) selaku mantan Kepala Dinas Pertambang dan ESDM Kepri dan At (Azman Taufiq) selaku mantan kepala DPMPTSP Kepri.

Sedangkan 10 pimpinan perseroan (Direktur) dan Perseroan komanditer (Komisaris) persuahaan penerima IUP-OP yang tidak bergerak dibidang pertambangan itu antara lain:
1.Tersangka BSK jabatan Pesero (komisasir) komanditer CV.BSK
2.Tersangka WBY jabatan direktur CV.BSK
3.Tersangka HEM jabatan Ketua Koperasi HKTR
4.Tersangka S selaku Wakil Ketua Koperasi HKTR
5.Tersangka J jabatan Perseoran Komanditer CV SKM;
6.Terangka MAA jabatan Kepala Cabang PT TMBS
7.Tersangka MA jabatan Direktur PT CTAL
8.Tersangka ER jabatan Direktur CV GMS
9.Tersasngka J jabatan Mitra BUMDES MJ
10.Tersagka AR jabatan Direktur CV GSM

Ke 12 tersangka korupsi IUP-OP baokust di Bintan Provinsi Kepri ini, dijerat dengan pasal 2 jo pasal 18 jo pasal 3 UU nomor 31 tahun 1999 sebagai mana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 KUHP.

Penulis:Redaksi 

Comments
Loading...