Ultimate magazine theme for WordPress.
Bhayangkara 74

Kendalikan Narkoba Dari Lapas, Terdakwa Iwan Batu Dijanjikan Upah Rp.100 juta

Sidang pemeriksaan terdakwa Iwan Batu, pengendali Narkoba sabu dan Ekstasi di Lapas Narkotika Tanjungpinang.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang-Kendalikan narkoba sabu dan ekstasi dari Lapas Narkotika Tanjungpinang, Irwanto Siagian alias Iwan Batu, mengaku dijanjikan upah Rp 100 juta oleh Longga Raja orang yang menyuruh mengantar 1,5 Kg sabu dan 1,461 butir pil ekstasi ke Kendari, Sulawesi Tenggara.  

Hal itu diakui Iwan Batu saat diperiksa sebagai terdakwa dalam sidang secara virtual di PN Tanjungpinang Senin (27/7/2020).

Dalam kesempatan itu, Iwan Batu juga mengaku pernah menyuruh Suyanto alias Ayong (Di tuntut terpisah)  untuk mengambil dan selanjutnya mencampakan barang bukti sabu dan pil ekstasi di daerah Dompak Tanjungpinang. 

Karena sebelumnya, Iwan Batu pernah satu sel dengan Ayong, sehingga ketika Ayong keluar dari sel dapat dikendalikan dari luar, dengan imbalan Rp 50 juta jika berhasil, tetapi telah di beri Rp 2 juta.

Sementara itu, Iwan Batu mengaku di perintahkan oleh Longga Raja (DPO). 

“Saya di janjian oleh Longga Raja, jika berhasil di beri imbalan Rp 100 juta,”kata Iwan Batu saat di mintak keterangan di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Senin(27/7/2020). 

Sementata itu, Long Jon Teng Alias Alok juga mengaku memerintahkan Ayong untuk mencampak sabu seberat 8,43 gram di sekitar Kilometer 8 Tanjungpinang. Dengan imbalan yang di janjikan sebesar Rp 2 juta, jika berhasil.

Mendengar keterangan itu, Ketua Majelis Hakim, Guntur Kurniawan, serta didampingi oleh Awani Setiyowati dan Sacral Ritonga menunda persidangan dengan memerintahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Ristianti untuk menyiapkan tuntutan. 

Dalam dakwaan Jaksa mengatakan, penangkapan terdakwa Suyanto Alias Ayong (di tuntut terpisah_red) di lakukan oleh anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) Kepri, sebelum akhirnya dilakukan penangkapan dijalan KM-8 Deretan Ruko Dealer Kawasaki Tanjung Pinang, pukul 19.30 WIB, Selasa (24/9/2020).

Berdasarkan penangkapan itu, kemudian terdakwa Ayong mengaku bahwa sabu-sabu dan pil ekstasi itu adalah milik Narapidana Look Jon Teng dan atas suruhan narapidana Irwanto alias Iwan Batu.

Tidak hanya itu dari hasil percakapan Whatsapp Handphone milik terdakwa Ayong, juga ditemukan percakapan, Iwan Batu memerintahkan terdakwa Ayong untuk mengambil narkoba tersebut.

Atas perbutanya, kedua terdakwa didakwa melanggar pasal 114 ayat 2 UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 132 ayat 1 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dalam dakwaan pertema.

Dalam dakwaan ke dua, terdakwa melanggar Pasal 112 ayat 2 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 132 ayat 1 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Penulis:Roland 

Comments
Loading...