Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran
Banner Pemko

Polres Tanjungpinang Bekuk Pengedar Sabu 2,90 gram di Jalan Bandara 

Tersangka Gg ditetapkan Polisi tersangka.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Polres Tanjungpinang membekuk Gg terduga pelaku pengedar narkoba jenis sabu 2,90 gram.

Penggrebekan  terhadap tersangka dilakukan di jalan Bandara Kelurahan Pinang Kencana Kecamatan Tanjungpinang Timur Kota Tanjungpinang sekitar pukul 10.15 WIB, Jumat (24/07/2020).

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Muhammad Iqbal melalui Kasat Reserse Narkoba Polres Tanjungpinang AKP Ronny Burungudju mengatakan, penangkapan terduga pelaku Narkoba itu berawal dari informasi yang diterima dari masyarakat, yang mencurigai pelaku sebagai pemilik dan penyimpan Narkotika golongan I bukan Tanaman jenis sabu.

Atas informasi itu, selanjutnya polisi melakukan penggerebekan pelaku. Saat akan ditangkap pelaku sedang duduk diatas motor. Saat dilakukan penggeledahan, Polisi menemukan satu buah kotak rokok merk Surya Gudang Garam warna Coklat yang disimpan didalam Dashbord motornya.

“Saat dibuka, didalam kotak rokok itu ditemukan satu paket sabu yang dibungkus plastik transparan,” ungkap Ronny, Selasa(28/7/2020).

Selain itu lanjut dia, Polisi juga menemukan 1 unit Handphone merk Xiaomi warna Silver beserta kartu didalamnya, serta 1 (Satu) unit handphone merk Nokia warna Abu Abu beserta kartu didalamnya.

Kemudian tim langsung membawa pelaku ke kediamannya di Jalan Hang Tuah Raya, untuk dilakukan pengembangan. Saat kamar Gg digeledah, ditemukan 1 buah Tas sandang warna hitam merk Fashion didalamnya 1 paket sabu dibungkus plastik transparan, seperangkat alat hisap sabu (boong), 1 unit Timbangan digital warna silver, 1 buah gunting warna biru, 2 (dua) buah mancis / korek api gas.

“Dari pengakuan pelaku 2 paket diduga Narkotika sabu dengan berat kotor 2,90 gram adalah miliknya yang rencananya akan dijual,”ujarnya.

Atas penangkapan dan temuan itu, Saat ini Gg ditetapkan Tersangka dan dijerat dengan pasal 112 ayat (1) dan Pasal 114 (ayat) 1 UU No. 35 tentang Narkotika dengan ancaman diatas 4 tahun.

Penulis: Roland 

Comments
Loading...