Ultimate magazine theme for WordPress.

Gubernur Isdianto Wajib Cuti 71 Hari Saat Kampanye Pilkada

Komisioner KPU Kepri Arison.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Setelah ditetapkan sebagai Gubernur definitif Kepulauan Riau, masa efektif kerja Isdianto terhitung hanya sekitar 2 bulan.

Hal itu dikarenakan, jika Isadianto maju sebagai salah satu calon kandidat Cawagub Pilkada Kepri, Dia harus diwajibkan cuti dari jabatannya sebagai kepala daerah aktif.

Komisioner KPU Kepri, Arison, mengungkapkan, sesuai denga aturan yang tertuang dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU), calon yang masih menjabat sebagai kepala daerah, diwajibkan cuti selama pelaksanaan masa kampanye Pilkada serentak 2020.

“Itu merupakan syarat mutlak sebagai calon yang maju Pilkada. Kalau kepala daerah wajibkan cuti, sementara ASN dan anggota legislatif syaratnya harus mengundurkan diri,” ungkapnya, Rabu (28/7/2020).

Ia menerangkan, kandidat yang masih berstatus sebagai kepala daerah, diwajibkan mengambil masa cuti pada masa kampanye mulai 26 September hingga 5 Desember. Dengan demikian, kandidat yang mencalonkan akan cuti dari jabatannya selama 71 hari.

“Dengan begitu, kami harapkan usulan cuti itu dilakukan sebelum masa kampanye,”kata Arison.

Untuk diketahui, sesuai dengan PKPU No.5 tahun 2020, tahapan pendaftaran Pilkada akan dimulai pada 28 Agustus – 3 September untuk pengumuman pendaftaran paslon. Lalu, pendafataran dibuka selama dua hari 4-6 September.

Pengumuman dokumen paslon dan tanggapan serta masukan masyarakat pada 4-8 September, pemeriksaan kesehatan 4-11 September, penyampaian hasil pemeriksaan kesehatan 11-12 September.

Kemudian, tahap verifikasi syarat calon berlangsung pada 6-12 September lanjutnya, pengumuman dokumen perbaikan syarat calon 14-22 September penyerahan perbaikan syarat calon 13-16 september, dan verifikasi perbaikan syarat calon 16-22 September. Penetapan Paslon pada 23 September, dilanjutkan dengan pengundian nomor urut calon 24 September 2020.

Penulis:Ismail

Comments
Loading...