Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran
Bhayangkara 74

Korban Nafsu Bejat Abang Ipar, Gadis Remaja ini Hamil 6 bulan

Ilustrasi Photo korban pencabulan (ist)

PRESMEDIA.ID,Bintan-Jadi korban nafsu bejat kakak ipar, seorang remaja sebut saja Bunga (14) hamil hingga 6 bulan. Kejadian terbongkar ketika bapak korban datang berkunjung ke rumah menantunya itu, di Desa Air Glubi Kecamatan Bintan Timur.

Seteleh mengetahui kejadian yang dialami korban, sang ayah langsung melaporkan pelaku Y (46) yang tidak lain adalah menantu atau suami dari anaknya dan merupakan kakak korban ke polsek Bintan Timur atas dugaan pencabulan anak dibawah umur.

Kapolsek Bintan melalui Kanit Reskrim Polsek Bintan Timur IPDA M. Fajri Firmansyah membenarkan adanya laporan tersebut. Dan saat ini pelaku telah diamankan. “Terduga pelaku yang dilaporkan adalah Y (46) menantunya sendiri, atau kakak ipar korban sendiri yang merupakan suami dari Kakak kandung korban,”ujar M.Fajri pada wartawan di Kijang.

Dari keterangan orang tua korban, korban bunga sebelumnya dipanggil oleh kakaknya itu agar tinggal dirumahnya di desa Air Glubi. Atas ajakan itu seizin orang tuanya korban datang dan tinggal dirumah kakanya itu pada 2018.

“Awal kejadian, pada akhir 2018 hingga bulan Mei 2019, selama kurun waktu setengah tahun itu korban bunga telah digagahi pelaku dengan ancaman kalau memberitahu akan di usir dari rumah,”jelas Fajar.

Selam ini, dikatakan korban ke Polisi, dirinnya sempat menutupi kelakuan bejat sang kakak ipar, hingga akhirnya sang ayah mengetahui jika anak nya telah hamil. Atas kejadian itu, pada 13 Agustus 2019 lalu, sang kakak (istri pelaku) memanggil adiknya. Dengan disaksikan RT dan warga lainya, Korban pun ditanya. Siapa yang mengahmili dirinya.

Kepada sang kakak, korban (Bunga) menceritakan semua apa yang dialaminya. Dan mengatakan, bahwa dirinya dipaksa dan di ancam oleh pelaku Y yang tidak lain adalah suami kakaknya. Dan jika memberitahu dan tidak melayani nafsu bejat sang kakak iparnya itu, bunga diancam akan diusir dari rumah.

Dari kejadian tersebut, Lanjut Fajri, saat dilakuakan introgasi terhadap pelaku, diduga kuat pelaku telah melakukan tindak pidana persetubuhan terhadap anak dibawah umur.

Saat ini Y telah diamankan dan dijebloskan kedalam sel, untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya. Pelaku diancam dan dijetat dengan pasal 80 ayat 3 Jo pasal 76D undang-undang RI nomor 23 tentang perlindungan anak.

“Sesuai pasal yang disangkakan, Pelaku diancam 15 tahun penjara dimana pelaku melakukan tindak pidana persetubuhan dan korbannya juga masih dibawah umur” tutup Kanit Reskrim Polsek Bintan Timur lulusan Akpol Tahun 2017 ini. (Presmedia)

Comments
Loading...