Ultimate magazine theme for WordPress.

Positif COVID-19 di Bintan Tambah 5 Kasus, Sholat Berjamaah Ditiadakan

Kepala dinas Kesehatan Bintan dr.Gamma AF Isnaeni.

PRESMEDIA.ID,Bintan- Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bintan kembali bertambah 5 kasus,Kamis (30/7/2020). Ke 5 kasus baru positif COVID-19 itu, 4 kasus berada di Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur dan 1 kasus lagi dari Kecamatan Gunung Kijang.

Kepala dinas Kesehatan Bintan dr.Gamma AF Isnaini mengatakan penambahan kasus COVID-19 di Kijang dan Gunung Kijang ini, berdasarkan hasil Uji Lab Swab PCR yang diterima gugus tugas COVID-19 Bintan.

“Dari 4 kasus baru COVID-19 di Kijang, diantaranya seorang pria berusia 43 tahun yang terkonfirmasi positif pada 24 Juli dan pria berusia 56 tahun yang terkonfirmasi positif pada 29 Juli.

“Kijang menjadi yang terbanyak pasien positif COVID-19 saat ini di Bintan dengan jumlah 6 orang, ditambah 1 warga dari Kecamatan Gunung Kijang,” katanya.

Dengan penambahan ini, lanjut Gamma, jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 saat ini di Kabupaten Bintan mencapai 15 orang.

“Dari 15 kasus itu, 7 diantaranya sembuh dan 1 meninggal sedangkan 7 orang lagi saat ini dirawat dan diisolasi di RSUP Raja Ahmad Tabib (RAT) Kepri Batu 8 Kota Tanjungpinang,”ujarnya.

Sholat Berjamaah Dilarang

Sehubungan dengan bertambahnya 4 kasus positif COVID-19 di Kecamatan Bintan Timur dan 1 kasus positif di Kecamatan Gunung Kijang, pemerintah kabupaten Bintan menghimbau, agar pada peringatan Hari Raya Idul Adha tidak melaksanakan Sholat Idul Adha secara berjamaah di Lapangan maupun di masjid.

“Khusus Kecamatan Bintan Timur dan Kecamatan Gunung Kijang dihimbau tidak melaksanakan salat Idul adha berjamaah baik di lapangan, masjid maupun surau dan disarankan untuk melaksanakan salat di rumah masing-masing,”ujar Gamma.

Kemudian untuk pelaksanaan ibadah kurban lanjut Dia, dilaksanakan oleh panitia kurban secara terbatas dan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat.

Pembagian daging kurban disarankan untuk dibagikan ke masing-masing rumah warga agar tidak menimbulkan kerumunan di masjid.

“Kita imbau agar semua itu dilakukan untuk memutus mata rantai penularan virus,”katanya.

Penulis:Hasura

Comments
Loading...