Ultimate magazine theme for WordPress.
Banner Pemko

Ratusan Warga Uji Swab Massal di RSUP RAT Tanjungpinang

Rumah Sakit Provinsi Kepri Raja Ahmad Thabib (RSUP-RAT) Tanjungpinang.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang-Sebanyak tiga ratus lebih warga Tanjungpinang mengikuti swab massal di Rumah Sakit Raja Ahmad Thabib (RAT) Kota Tanjungpinang paska temuan 37 kasus baru positif COVID-19, Sabtu (1/8/2020).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang Rustam mengatakan, uji swab masal itu dilakukan, untuk memutus mata rantai penyebaran kasus baru positif COVID-19 dari dua kluster baru di Tanjungpinang.

Sejak posko uji Swab dibuka 2 hari lalu di RSUP Raja Ahmad Thabib Tanjungpinang, hingga saat ini sudah  tiga ratus orang yang melakukan uji Swab.

“Diperkirakan traking ini masih terus dilakukan dan akan lebih banyak lagi,”ujar Rustam Sabtu (1/8/2020).

Aktivitas di Tanjungpinang Tetap Normal

Kendati mengalami ledakan kasus baru positif COVID-19, situasi dan kondisi serta aktivitas masyarakat di Tanjungpinang hingga saat ini tetap normal.

Kantor swasta dan pasar swalayan terlihat tetap buka. Demikian juga warung Kopi dan lokasi lainya. Kecuali kantor pemerintahan yang tutup karena memang libur pada hari Sabtu.

Kebijakan pemerintah kota Tanjungpinang dalam melakukan pengetatan aktivitas dan penerapan protokoler kesehatan pada masyarakat juga hampir tidak tampak. 

Menanggapi hal ini, Rustam mengatakan, kendati ada ledakan kasus positif COVID hingga saat ini belum ada penetapan zona merah COVID-19 kota Tanjungpinang.

Menurutnya, untuk menentukan dan menetapkan suatu daerah itu zona Merah COVID-19 merupakan kewenangan gugus tugas pusat.

“Harus di bahas dengan ketua satgas dan gugus tugas tentunya, peningkatan kasus yang signifikan ini memang juga menjadi pertimbangan,”jelasnya. 

Namun demikian Rustam juga menghimbau agar masyarakat waspada dan tetap melakukan Protokoler Kesehatan.

“Bagi yang merasa memiliki riwayat kontak erat dengan kasus yang dinyatakan positif, dihimbau segeralah melaporkan diri ke Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang atau RSUD RAT Tanjungpinang  untuk dilakukan asesment dan pengambilan sampel swab,”ujarnya.

Sedangkan pada warga yang sudah melakukan uji Swab, juga diminta melakukan karantina mandiri dulu selama 14 hari atau sekurang kurangnya sampai hasil pemeriksaan sampel swabnya dinyatakan negatif berdasarkan pemeriksaan PCR laboratorium. 

“Hal ini penting untuk memudahkan penelusuran dan mencegah kemungkinan menjadi sumber penularan baru seandainya kemudian diidentifikasi sebagai kasus positif,”katanya.

Kepada seluruh masyarakat, lanjut Rustam juga dihimbau waspada, dengan menjalankan Protokoler kesehata dan meningkatkan ketahanan tubuh dan stamina, dengan lebih banyak mengkonsumsi makanan bergizi seimbang.

Penulis:Roland 

Comments
Loading...