Ultimate magazine theme for WordPress.

Sejumlah Pegawai Terpapar COVID-19, Pemprov Kepri Keluarkan SE Kerja dari Rumah

Sekda Kepri TS.Arif Fadillah

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Pemerintah Provinsi Kepri mengeluarkan Surat Edaran (SE)  PNS dilingkungan Pemerintah Provinsi Kepri, bekerja dari Rumah atau Work From Home (WFH) paca sejumlah pegawai dinyatakan terpapar dan positif COVID-19.

Hal itu sesuai dengan Surat Edaran (SE) Sekretaris Daerah TS Arif Fadilah nomor 800/1044/BKPSDM-SET/2020. Dalam Surat Edaran tersebut Sekda Kepri TS.Arif Fadillah menyataka, terkait dengan pandemi COVID-19 yang menjangkiti sejumlah pegawai, Pemerintah terus melakukan pemantauan dan pengawasan dalam upaya pencegahan penyebaran COVID-19 di lingkungan pemerintah provinsi Kepri. Kepada pegawai dan masyarakat Kepri, juga diminta untuk semakin meningkatkan kewaspadaan.

Untuk sementara kata Arif, Apel pagi dilingkungan pemerintah provinsi Kepri ditiadakan dan 75 persen pegawai pemerintah bekerja dari Rumah. Sedangkan 25 persen pegawai lainya bekerja di kantor.

“Pimpinan OPD diminta untuk mengaturnya,”kata Arif di Tanjungpinang,Ahad (2/8/2020).

Arif pun berpesan kepada pimpinan dan staf yang sudah melakukan pengambilan sampel swab dan belum menerima hasil agar melakukan Karantina mandiri.

“Jika nanti hasilnya negatif,mereka dapat beraktifitas tapi tetap menjaga protokol kesehatan,”ujarnya.

Dalam edaran itu Arif juga mengimbau, agar seluruh Aparatur Sipil Negara, Pegawai Tidak Tetap dan Pegawai/Tenaga Harian Lepas di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau yang mengikuti acara kedinasan Gubernur Kepulauan Riau atau yang melakukan kontak erat dengan pasien yang dinyatakan positif covid-19 secara resmi oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau melakukan pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Raja Ahmad Tabib Provinsi Kepulauan Riau.

“Yang telah melakukan Swab, untuk sementara menunggu hasil pemeriksaan keluar, Diminta agar melakukan karantina mandiri atau mengikuti rekomendasi dari Petugas Medis yang melakukan pemeriksaan,”ujarnya.

Kepada Kepala Perangkat Daerah, juga diminta untuk menentukan pegawai yang melaksanakan tugas di kantor (Work From Office) sebanyak 25 persen dan yang melaksanakan tugas di rumah (Work From Home) sebanyak 75 persen dari jumlah pegawai dengan mempertimbangkan aktifitas kantor tetap berjalan.

Apabila sewaktu-waktu dibutuhkan pegawai harus hadir di kantor, ketentuan ini tidak berlaku bagi pegawai yang melaksanakan tugas pelayanan kesehatan di Rumah Sakit.

Di bagian akhir edarannya, Arif menyampaikan bahwa untuk tetap menjaga kelancaran penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.

Kepala Perangkat Daerah juga diminta agar melakukan pemantauan, pengawasan dan pendataan terhadap Aparatur Sipil Negara, Pegawai Tidak Tetap dan Pegawai/Tenaga Harian Lepas di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau yang terdampak penularan covid-19.

Mereka di antaranya diminta terus melaksanakan Protokol Kesehatan dilingkungan kantor (Menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun/ menggunakan hand sanitizer, menjaga jarak minimal 1 meter, pemeriksaan suhu tubuh.

Pemerintah Provinsi Kepri, juga melakukan penyemprotan disinfektan secara berkala di area kantor serta meja kerja, untuk menjaga kebersihan dan kesehatan diri dan lingkungan

“Untuk perangkat daerah yang membidani pelayanan publik, diminta tetap melaksanakan tugasnya memberikan pelayanan pada masyarakat dengan berpedoman pada
protokol kesehatan dan menjaga kesehatan pegawai,”kata Arif.

Penulis:Redaksi

Comments
Loading...