Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran
Banner Pemko

Gas Elpiji 3 Kg Langka, Warga Tanjungpinang Geruduk Pangkalan

Akibat Gas Langka, warga Tanjungpinang Geruduk Pangkalan Gas di Jalan DI Panjaitan KM 6 Tanjungpinang.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Gas Elpiji 3 kilo gram di Tanjungpinang langka dalam 2 hari terakhir. Sejumlah warga Tanjungpinang mendatangi Pangkalan gas dan meminta agar pangkalan tersebut tidak menimbun dan tidak menyalurkan Gas 3 kilo gram.

Salah seorang pedagang, David, (55) mengatakan, kelangkaan gas elpiji di Pangkalan sudah terjadi sejak dua hari lalu.

“Selasa kemarin saya cari tidak ada, padahal butuh untuk berdagang, tapi pagi ini baru dapat di Pangkalan Batu 6,” kata David di jalan Ahmad Yani Kota Tanjungpinang, Rabu (5/8/2050).

David mengaku, sempat melihat permainan pangkalan yang diduga menimbun dan tidak mendistribusikan Gas yang diperolehnya.

“Saat kami tanya kata pangkalan Gas Habis, pada hal didalam gudangnya terdapat banyak tumpukan gas,”ujarnya.

Warga ini juga mengaku sempat protes saat melihat didalam gudang pangkalan itu banyak gas, tapi ditahan dan tidak dijual.

Atas temuan itu, selanjutnya warga mengabadikan dengan foto dan meminta pada pangkalan agar tidak menimbun dan menahan Gas Elpiji tersebut hingga akhirnya diberi satu tabung.

Warga lainnya Meta, juga mengaku kehabisan gas elpiji kemasan 3 Kg sejak Senin kemarin, biasanya kata Dia, Gas 3 kilo gram selalu diantar pangkalan langganannya ke Rumah. Namun sejak dua hari belakang tidak ada.

“Katanya Gas langka maka tidak diantar lagi. Hingga saya terpaksa ke pangkalan ini,”ujarnya.

Agen Bantah Kelangkaan Gas

Sementara itu agen resmi distributor Gas ke Pangkalan, PT.Bumbu Karisma Pratama di Jalan Sultan Machmud Kota Tanjungpinang membantah adanya kelangkaan Gas Elpiji 3 kilo gram tersebut.

Karyawan bagian gudang PT.Bumbu Karisma Pratama Maji mengatakan, hingga saat ini Stock gas elpiji 3 kilo gram dan 12 kilo gram di Gudang agen distributor Gas itu tetap tersedia.

“Tidak ada kelangkaan, stok gas 3 Kg maupun 12 kg masih ada dan lancar,” kata Maji.

Namun demikian, Maji juga mengakui ada keterlambatan distribusi akibat hari libur Idul Adha hingga menyebabkan karyawan tidak berkerja mendistribusikan Gas .

“Jumat lebaran sampai Minggu petugas tidak kerja, makanya tidak di distribusikan,”ujar Manji.

Dalam sehari lanjut Maji, PT.Bumbu Karisma Pratama biasanya mendistribusikan 7 Lorry Gas 3 kilo gram untuk wilayah kota Tanjungpinang.

“Jadi bukan langka hanya keterlambatan distribusi aja, sementara memang pada Idul Adha kemarin warga banyak menggunakan Gas untuk memasak daging,”ujarnya.

Mengenai harga pertabung Manji menjelaskan intuk harga gas 3 Kg hingga saat ini masih Rp18 ribu, 12 kg Rp 140 ribu dan 5 Kg Rp 69 ribu.

Penulis:Roland

Comments
Loading...