Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Coklit Data Pemilih di Bintan Baru Siap 2 Kecamatan

Ketua KPU Bintan Haris Daulay

PRESMEDIA.ID,Bintan-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bintan hingga saat ini baru menyelesaikan Pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih kepala daerah (Pilkada) Bintan di 2 kecamatan.Sementara 8 Kecamatan lainya baru berkisar 79-87 persen.

Komisioner KPU Bintan Divisi Perencanaan Data dan Informasi Haris Daulay mengatakan, pihaknya terus menggesa pelaksanaan Coklit yang dilaksanakan sejak 15 Juli sampai dengan 13 Agustus mendatang itu, dengan menerjunkan 348 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) yang tersebar di 10 kecamatan.

“Jumlah PPDP yang bertugas untuk coklit itu, sesuai dengan jumlah Tempat Pemilihan Suara (TPS) yaitu 348 TPS di 9 Kecamatan lainya, terus digesa sebelum 13 Agustus mendatang,”ujar Haris Rabu (5/8/2020).

Dua kecamatan yang Coklitnya sudah selesai 100 persen itu kata Haris adalah Kecamatan Tambelan memiliki 14 TPS yang tersebar di 7 desa dan 1 kelurahan dengan jumlah pemilih sementara 3.403 orang.

Kemudian Kecamatan Bintan Pesisir memiliki 18 TPS yang tersebar di 4 desa dengan jumlah pemilih sementara 5.015 orang.

Kecamatan Bintan Timur, kata mantan jurnalis ini, menjadi wilayah yang memiliki persentase yang paling rendah yaitu 79,04 persen yang tersebar di 98 TPS. Lalu disusul Bintan Utara sebesar 82,59 persen di 47 TPS, Toapaya sebesar 83,21 persen di 29 TPS.

Kemudian Gunung Kijang sebesar 90,13 persen di 31 TPS, Mantang sebesar 90,67 persen di 10 TPS, Teluk Bintan sebesar 91,54 persen di 26 TPS, Teluk Sebong sebanyak 92,66 persen di 38 TPS, dan Seri Kuala Lobam sebesar 99,91 persen di 37 TPS.

“Paling rendah persentase pelaksanaan coklitnya di Kecamatan Bintim yaitu 79,04 persen,”katanya.

KPU lanjut dia, terus memantau perkembangan coklit di masing-masing TPS yang berada di desa maupun kelurahan, Apabila ada kendala yang dialami PPDP bisa segera ditindaklanjuti oleh PPS maupun PPK.

Berdasarkan informasi yang diperoleh KPU katanya, terlambat menyelesaikan coklit itu karena kendala laporan.

“Keterlambatan persentase pencapaian yang kini terjadi dikarenakan kendala laporan. Makanya kaki langsung melakukan identifikasi TPS yang mengalami kendala pelaksanaan coklit ini,”ucapnya.

Penulis:Hasura

Comments
Loading...