Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Positif COVID-19 di Bintan Tambah 2 Kasus dari Kluster Pemprov Kepri dan Supir Bupati

Kepala dinas Kesehatan Bintan dr.Gamma AF Isnaeni

PRESMEDIA.ID,Bintan- Pasien positif COVID-19 di kabupaten Bintan kebali bertambah 2 kasus. Mereka adalah pasien kasus ke 21 dari kluster provinsi Kepri dan kasus ke 22 dari kukster supir Bupati Bintan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bintan dr Gama AF Isnaeni mengatakan, penetapan 2 positif COVID-19 itu, berdasarkan hasil swab dari Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Batam.

Dua kasus baru ini lanjut Gamma, merupakan hasil terkait tracing kontak dari kukster Gubernur Kepri Isdianto dan Supir Bupati Bintan. 

Kasus terkonfirmasi positif COVID-19 nomor 21 adalah tn Dj (47) warga Desa Sri Bintan, Kecamatan Teluk Sebong.

Dj merupakan salah satu tamu yang menghadiri acara Tepuk Tepung Tawar pelantikan gubernur Kepri Isdianto di Gedung Daerah Kota Tanjungpinang pada 28 Juli 2020 lalu.

Bersangkutan lalu mengikut pemeriksaan Swab PCR di RSUP Raja Ahmad Tabib (RAT) Kepri pada 1 Agustus. Kemudian hasil swab-nya keluar 7 Agustus dengan dinyatakan terkonfirmasi positif covid-19.

“Pasien Kasus ke 21 ini tidak bergejala. Jadi meskipun positif kondisinya dalam keadaan stabil,”jelasnya.

Sedangkan kasus terkonfirmasi positif covid-19 ke 22 adqlah Tn.Fr (25) pemuda ini berdomisili di Kampung Lengkuas Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur.

Fr merupakan orang yang ditracing karena kontak erat dengan Supir Bupati Bintan yang merupakan kasus konfirmasi positif covid-19 ke-20 In. 

Meskipun tidak bergejala pria ini tetap ikut melaksanakan pengambilan Swab PCR pada 3 Agustus 2020 di RSUD Bintan.

“Hasil swabnya dinyatakan Negatif. Namun kondisinya yang bersangkutan saat ini juga stabil,”sebutnya.

Senyata pasien supir Bupati Bintan inisial In, saat ini kondisinya sudah sembuh, dan dinyatakan bisa pulang ke rumah melakukan karantina mandiri.

Kedua pasien yang terkonfirmasi positif covid-19 itu sekarang telah diisolasi untuk mendapatkan penanganan medis. Namun lokasi isolasi keduanya berbeda. Untuk Dj diisolasi secara mandiri di rumahnya sendiri. Sedangkan Fr diisolasi di RSUD Bintan.

Penulis:Hasura

Comments
Loading...