Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Jumlah Positif COVID-19 Capai 25 Kasus, Kluster Staf Gubernur Dirobah Jadi Kluster Batu Nol

Juru Bicara Percepatan penanganan Covid-19 Kepri Tjejep Yudiana.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 provinsi Kepri merobah nama kluster transimis penularan COVID-19 dari staf gubernur di Pemerintah provinsi Kepri, menjadi kluster COVID-19 Batu Nol.

Dengan perobahan nama itu, saat ini jumlah positif COVID-19 dari transimisi kluster Batu Nol di kota Tanjungpinang sudah mencapai 25 kasus.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kepri Tjejep Yudiana mengatakan, perobahan nama tersebut, untuk menghilangkan image pada warga dan pemerintahan terhadap kondisi pandemi COVID-19 di provinsi Kepri.

“Untuk jumlah, sesuai dengan yang dirilies Plt.Wali kota Tanjungpinang kemarin tambah 8 orang, hingga saat ini ada 25 kasus ditambah di Batam dan Bintan,”ujarnya Sabtu (8/8/2020).

Namun demikian, lanjut Tjejep, jumlah positif COVID-19 dari kluster Batu Nol itu masih perlu di lakukan Cross check ulang dan penelusuran kembali. Karena selain penularanya yang sporadis, dari sejumlah kasus yang disebut kluster Batu Nol, ada sebagian, merupakan orang yang tidak kontak erat tetapi dinyatakan positif COVID-19. Sebalik-nya, orang yang kontak erat malah hasil uji swab-nya negatif.

Karena lanjut Tjejep, kalau seperti itu yang terjadi, nantinya akan membahayakan masyarakat juga, yang seolah-olah menganggap dari 1000 sampel Swab yang diuji keluar pandemi ini sudah selesai, Padahal sebenarnya, dilingkungn masyarakat sendiri trend epidemologi virus COVID-nya sudah ada dan perlu diwaspadai.

“Tidak ikut acara itu-pun bisa tertular. Sebaliknya, sejumlah tokoh dan masyarakat lainya yang kontak erat dan mengikuti acara hasil swab-nya banyak yang dinyatakan Negatif. Sementara dari sejumlah nama-nama yang disebutin positif, dari yang dicermati, Ternyata tidak cukup kuat dikatakan kontak erat dengan suspeck kasus positif awal,”terangnya.

Oleh karena itu, sebut Tjejep, perlu dilakukan penelusuran ulang, untuk memastikan bahwa memang sejumlah orang yang positif COVID-19 itu benar merupakan orang kontak erat dan hadir pada penyambuatan dan acara Tepuk Tepung Tawar acara Gibernur Kepri di Gedung Daerah tersebut.

Hal itu lanjut Tjejep juga untuk memastikan, seluruh warga yang dalam acara kegiatan Gubernur saat itu, tidak ada yang tertinggal baik yang kontak erat maupun yang tidak kontak langsung.

Spesmen Swab Massal Warga Kepri Tinggal 300 Sampel

Tjejep juga mengatakan, dari 998 spesmen samperl swab massal warga Kepri yang dikirim dan dilaukan pengujian di BTLKPP Batam, hingga saat ini sudah diuji 652 sampel lebih dengan hasil Negatif.

“Saat ini, tingal 300 san lebih lagi spasmen yang sedang diuji. Dan BTLKPP serta RS Galang Batam, juga menyatakan, akhir minggu ini seluruhnya akan segera diselesaikan,”ujarnya.

Penulis:Redaksi  

Comments
Loading...