Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Sudah 866 Uji Swab PCR Lab Warga Kepri Dinyatakan Negatif COVID-19

Tim Medis saat mengambil sampel Swab untuk diuji secara PCR di Laboratorium (Photo: Internet)

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang-Sebanyak 866 Sampel Swab massal warga Kepri yang mengikuti penyambutan, dan rangkaian acara Gubernur Kepri dari kluster CIVID-19 Batu Nol dinyatakan Negatif.

Sekretaris daerah provinsi Kepri TS Arif Fadillah mengatakan, dari 1.048 sampel Swab masal warga Kepri yang diambil sejak 28 Juli 2020. Hingga saat ini sudah 866 lebih yang diuji BTLKP dan RSKI Galang dan hasilnya dinyatakan Negatif COVID-19.

“Alhamdulillah, hingga saat ini 866 sampel Swab yang diuji PCR-BTKLPP dan RSKI Galang dinyatakan Negatif. Semoga yang masih dalam proses pemerikaaan hasilnya juga negatif,” harap Arif Fadilah Minggu (9/8/2020).

Data terkahir hasil Uji PCR Lab ini, kata Ketua Harian Tim Gugus Tugas COVID Kepri ini merupakan tambahan dari hasil uji sebelumnya dan diterima pada Sabtu (8/8/2020) lalu.

Dengan selesainya 866 spesimen sampel Swab yang diperiksa itu, hingga saat ini masih terdapat 182 Spesmen sampel Swab warga Kepri yang diuji dan dilakukan pemeriksaan oleh BTLKPP Batam.

Arif juga bersyukur, dari 866 Spesmen hasil uji Swab yang diterima, juga terdapat hasil uji Swab sejumlah Pejabat eselon II setingkat Kepala Dinas dengan hasil Negatif.

Sampai saat ini, lanjut Dia, Tim Gugus Tugas juga masih terus melakukan tracking pada sejumlah orang yang melakukan kontak dengan sejumlah positif COVID-19 di Kepri.

Kepada semua pihak, Ketua harian gugus tugas provinsi Kepri ini juga mengingatkan, agar tetap disiplin dan waspada, serta melaksanakan protokol kesehatan.

“Semua harus menggunakan masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan dengan sabun,”himbaunya.

Menurut Arif, virus ini belum ditemukan vaksin dan obatnya. Karena itu semua berperan untuk mencegah dan memutuskan mata rantai sebarannya.

“Disiplin kita terhadap protokol kesehatan sangat penting untuk pecegahan,”kata Arif.

Penulis:Redaksi

Comments
Loading...