Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Defisit Rp.204 M, APBD Perobahan 2020 Bintan Diproyeksi Rp 1,3 T

Wakil Ketua DPRD Bintan H.Nesar Ahmad saat memimpin sidang paripurna penyampaian rancangan perubahan KUA-PPAS Perobahan APBD Bintan 2020 secara virtual melalui video conference di DPRD Bintan,Senin (10/8/2020).

PRESMEDIA.ID,Bintan-Defisit Rp 204 miliar, APBD Perobahan 2020 kabupaten Bintan diproyeksi hanya tinggal Rp 1,3 Triliun.

Proyeksi perobahan APBD 2020 kabupaten Bintan itu, dikatakan Bupati Bintan Apri Sujadi pada rapat paripurna penyampaian rancangan perubahan KUA-PPAS Perobahan APBD Bintan 2020 secara virtual melalui video conference,Senin (10/8/2020).

Rapat video conference paripurna penyampaian KUA-PPAS APBD-P 2020 Bintan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bintan Apri Sujadi, Wakil Bupati Binta Dalmasri Syam serta Kepala OPD Bintan di Kantor Bapelitbang Binta Batu 5 Kota Tanjungpinang.

Sedangkan dari DPRD Bintan dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Bintan Nesar Ahmad serta anggota DPRD Bintan lainya di Gedung DPRD Bandar Seri Bentan-Bintan Buyu.

Bupati Bintan Apri Sujadi mengatakan, rapat paripurna penyampaian KUA-PPAS Perobahan APBD 2020 Bintan itu, memiliki arti penting dan strategis dalam upaya membangun sinergitas yang kuat dan produktif dalam mewujudkan perencanaan dan penganggaran pembangunan yang berkualitas, efektif, efisien dan akuntabel di Kabupaten Bintan.

Kondisi pandemi COVID-19 saat ini, lanjut Apri, terbukti tidak hanya menimbulkan kerugian dari sisi kesehatan. Tetapi juga menimbulkan dampak besar terhadap perlambatan perekonomian secara masif dan signifikan, termasuk pada sektor perekonomian Kabupaten Bintan.

“Dengan kondisi perekonomian saat ini, tentu saja akan memberikan pengaruh kepada kinerja pembangunan daerah tahun 2020, yang ditandai dengan konsekuensi, adanya rasionalisasi dan Refocusing anggaran,”ujar Apri.

Dengan asanya rasionalisasi dan Refocusing anggaran itu, lanjut Apri, hingga perlu dilakukan perubahan APBD Bintan 2020.

Kepada DPRD Bintan, Apri juga mengatakan, proyeksi rancangan KUA-PPAS APBD Perobahan 2020 Bintan adalah, Pendapatan Daerah diproyeksikan sebesar Rp 1,109 triliun lebih, yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 168,21 juta sedangkan dari dana perimbangan atau dana teransfer  daerah sebesar Rp 788,09 miliar lebih serta lain lain pendapatan asli daerah sebesar Rp 153,38 miliar.

Lalu dari sisi anggaran belanja, total jumlah belanja pada perubahan APBD Bintan 2020, secara keseluruhan diproyeksi Rp1,313 triliun.

“Dari total anggaran belanja tersebut, pengalokasian dan distribusi anggaran untuk belanja tidak langsung sebesar Rp 725,00 miliar, dan alokasi anggaran belanja langsung sebesar Rp 588,86 miliar,”sebutnya.

Dari rencana pendapatan dan belanja Daerah pada perobahan APBD 2020 itu kata Apri, juga terjadi selisih kurang dalam Perubahan APBD Bintan 2020 atau dinyatakan defisit sebesar Rp 204,17 miliar.

Defisit anggaran itu, akan ditutup dari pembiayaan daerah, yaitu penerimaan pembiayaan, yang berasal dari komponen sisa lebih perhitungan tahun anggaran 2019 sebesar Rp 206,17 miliar dan pengeluaran pembiayaan  yang berasal dari komponen penyertaan modal investasi pemerintah daerah pada BPR Bintan sebesar Rp 2 miliar.

Perubahan PPAS 2020 dilakukan untuk mempertajam aspek kebijakan pembangunan yang mengacu dan konsisten pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021.

“Hal itu akan dituangkan pada rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) terhadap penguatan dan penajaman kebijakan dalam pemulihan perekononomian daerah,”ucapnya.

Penulis:Hasura

Comments
Loading...