Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Sesuai Nama Yang Tertera Disetoran Amplop, KPK Kembali Panggil 6 Kepala OPD Kepri

Juru Bicara KPK Febri Diansyah (Presmedia)

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang-Komisi Pemberantasa Korupsi semakin intens mendalami dugaan suap dan gratifikasi jual jabatan Gubernur Kepulauan Riau non aktif Nurdin Basirun.

Setelah memeriksa mantan ajudan dan sekretaris pribadinya, Elda Febriana Sari Anugerah Alias Febi, Kasubag Akomodasi dan Transportasi Sekretariat Biro Umum Provinsi Kepri Juniarto, KPK Kembali
memangil dan memeriksa hampir seluruh Kepala Organisasi Peringkat Daerah (OPD) Pemprov Kepri sebagai saksi untuk dimintai keterangan.

Informasi yang berkembang, pemanggilan sejumlah Kepala dinas OPD ini, berkaitan dengan temua Rp.5,3 Milliar dana dari berbagai mata uang di kamar pribadi rumah dinas Gubernur Non aktif Nurdin Basirun.

Informasi yang berkembang ajudan pribadi Nurdin, Elda Febriana Sari Anugerah Alias Febi, merupakan orang yang mengetahui, dan menuliskan nama-nama pejabat OPD didalam amplop yang diduga setoran yang ditemukan KPK di kamar pribadi rumah dinas Nurdin.

Baca Juga

Juru bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, pihaknya kembali melakukan pemeriksaan terhadap enam orang saksi pada Selasa (20/8/2019). Pemeriksaan dilakukan di Mapolresta Barelang, Kota Batam.

“Agenda pemeriksaan masih sama. Berkaitan dengan dugaan gratifikasi atas tersangka NBU (Nurdin Basirun, red),” ungkapnya.

Adapun pejabat yang diperiksan tim penyidik KPK yakni, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Pemprov Kepri Misni, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Burhanuddin, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Tagor Napitupulu.

Kemudian, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil (DPMD Dukcapil) Sardison, Kepala Dinas Kesehatan Tjetjep Yudiana, dan Asisten 2 Setda Kepri Syamsul Bahrum.

Sebelumnya, tim penyidik KPK juga memanggil 9 saksi pejabat Pemprov Kepri termasuk Sekretaris Daerah (Sekda) TS Arif Fadillah.

Dengan demikian, KPK telah memanggil hampir seluruh pejabat OPD Pemprov Kepri sebagai saksi. Bahkan, ada sejumlah Kepala OPD yang dua kali dipanggil oleh tim penyidik KPK untuk dimintai keterangan terkait kasus dugaan suap perizinan prinsip dan lokasi pemanfaatan laut, proyek reklamasi di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil Kepri tahun 2018/2019. Seperti, Sekdaprov TS Arif Fadillah dan Syamsul Bahrum.

Sejumlah nama-nama saksi Yang dipanggil san diperiksa KPK dalam kasus Nurdin Cs antar lain.
1.Bobby Jayanto (anggota DPRD Provinsi Riau).
2.Nyimas Novi Ujiani (anggota DPRD Kabupaten Karimun).
3.Juniarto selaku Kasubag Akomodasi dan Transportasi Sekretariat Biro Umum.
4.Elda Febrianasari Anugerah (PNS di Pemprov Kepri).
5.Rury Afriansyah selaku Direktur PT Riau Utama Pratama
6.Asisten II Setda Kepri Samsul Bahrum
7.Biro Hukum Setda Kepri Heri Muhrizal
8.Kepala dinas Perhubungan Jamhur Ismail
9.Wali kota Batam M.Rudi
10.Kepala dinas BLH Kepri Nilwan
11.Hendri Kurniadi, Plt Kepala Dinas ESDM Pemprov Kepri
12.Abu Bakar Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPR)
13.Muhammad Shalihin Pegawai Honorer pada Dinas Kelautan dan Perikanan Pemprov Kepri Pemprov.
14.Kepala Biro Umum Prov Kepulauan Riau Martin Luther Maromon.
15.Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Yerri Suparna,
16.Sekdaprov TS Arif Fadillah
17.Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Zulhendri,
18.Mantan Kepala Diskominfo Guntur Sakti dan
19.Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan Ahmad Izhar.

Serta sejumlah saksi dari pihak swasta dan 6 kepala dinas OPD Kepri yang saat ini kembali dipanggil KPK.(Presmedia4).

Comments
Loading...