Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran
Banner Pemko

Imigrasi Tanjungpinang Sebut TKA Cina di PT.BAI Sudah Miliki Izin Kerja

Kepala kantor Imigrasi Tanjungpinang, Irwanto Suhaili.

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang- Didemo puluhan mahasiswa atas keberadaan ratusan TKA Tiongkok China di PT.Bintan Alumina Indonesia (BAI) Galang Batang Bintan, Kepala Kantor Imigrasi Tanjungpinang memberi klarifikasi.

Kepala kantor imigrasi Tanjungpinang Irwanto Suhaili mengatakan, keberadaan ratusan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Thiongkok, Cina di PT.Bintan Alumina Indonesia itu sudah sesuai prosedur dan mengantongi izin serta aturan berlaku.

“Keberadaan mereka (TKA-red) sudah sesuai prosedur dan izin serta aturan yang berlaku,”kata Irwanto Suhaili, Kamis (13/8/2020)

Irwanto menyampaikan, sesuai dengan tuntutan Mahasiswa yang menanyakan perizinan ratusan TKA  yang berkerja  di PT BAI, bahwa pihaknya telah memeriksa kedatangan TKA tersebut dan kesemuanya mengantongi izin dan visa kerja di Indonesia.

“Apa lagi mereka datang kesini menggunakan pesawat  domestik dari negaranya jadi kami hanya mengawasi saja,”ucapnya.

Selain itu lanjut  Irwanto, Hasil pemeriksaan Kesehatan ke 331 TKA itu lolos dari pemeriksaan Rapid Tes dan PCR Laboratorium Karantina Kesehatan.

“Jadi kalau masalah ketenaga kerjaannya saya tidak bisa menjawab, Tapi kalau masalah Izin kami akan jelaskan,”ujarnya. 

Selain itu, terkait tuntutan mahasiswa mengenai lama waktu TKA tersebut berkerja di PT BAI yang menurut Mahasiswa 6 bulan setelah itu TKA harus keluar, selanjutnya pekerjaan ahli akan di pegang oleh tenaga kerja Indonesia atau orang daerah. 
Irwanto mengatakan, mahasiswa masih kurang mengerti dengan aturan.

“Ya biasalah adek-adek mahasiswa kurang mengetahui aturan,”ucapnya.

Menurutnya, jika mahasiswa mempermasalahkan TKA yang berkerja di PT.BAI sangat lama, Irwanto mengatakan, karena saat ini masih wabah pandemi Covid-19, Sehingga tidak dapat pulang ke negara asal hingga Imigrasi memberi izin darurat.

“Ini tidak ada batas waktu kalau wabah ini sudah selesai tidak ada masalah. Tetapi saat ini semua negara menutup diri, termasuk negara asal mereka,”ujarnya.

Penulis:Roland

Comments
Loading...