Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Dana Perbaikan Jembatan II Dompak Korbankan Proyek Semen Panjang Anambas

Kabid Bina Marga dinas PUPR Provinsi Kepri Hendriza (Presmedia)

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Pemerintah provinsi dan DPRD Kepri akhirnya sepakat mengalokasikan Rp.5 Miliar lebih, anggaran perbaikan dan pemeliharaan Jembatan II Dompak yang tiangnya kropos di Perobahan APBD 2019 Kepri.

Sayang-nya alokasi anggaran perbaikan dan pemiharaan jembatan itu, ternyata mengorbankan proyek Insfrastruktur pasipitas umum Jalan Semen Panjang di Kabupaten Anambas yang sebelumnya telah dialokasikan di APBD murni 2019.

Kepala dinas PUPR Kepri melalui Kabid Bina Marga dinas PUPR Kepri Hendriza, membenarkan pengalihan alokasi anggaran proyek pembangunan sarana Infrastruktur jalan Semen Panjang Kabupaten Anambas itu.

Hendriza mengatakan, dari Rp.4,6 Miliar alokasi anggaran APBD murni 2019 Provinsi Kepri yang sebelumnya diperuntukan, untuk membangun Jalan semen panjang di Pulau Terluar Anambas terpaksa dialihkan untuk perbaikan dan pemeliharaan Jembatan Dompak karena pekerjaanya tidak dapat dilaksanakan di Anambas.

“Alasanya pertama, kegitaan Proyek Jalan Panjang Anambas itu, untuk tahun ini tidak dapat dilaksanakan karena dari pendanaan awal yang membutuhkan Rp.60 milliar anggaran untuk pembangunan sarana disana yang dilakukan secara sering pendanaan dengan beberapa tahap tidak teralokasi di APBD Anambas,,”ujarnya saat ditemui di gedung DPRD Kepri,Senin, (19/8/2019).

Dari total dana itu lanjut Dia, pembiayaan dibagi dua, antara Provinsi Kepri dan Kabupaten Anambas. Dari Provinsi Kepri Rp.30 dan kabupaten Anambas Rp.30 milliar. Dari Rp.30 Miliar dari Provinsi Kepri itu untuk tahap pertama, dialokasikan Rp.4,6 miliar, Namun dari Kabupaten Anambas sendiri ternyata tidak teralokasikan untuk tahap pertama.

Hingga kata Hendiza, alokasi anggaran yang sebelumnya sudah tersedia di APBD Murni 2019 Kepri itu batal dilaksanakan dan diubah didalam Perobahan APBD 2019 untuk dana perbaikan dan pemeliharaan Jembatan II Dompak ini.

Saat ini, lanjut Hendriza, alokasi dana tersebut telah masuk dalam usulan Perobahan APBD 2019. Namun demikian untuk dapat dilaksanakan sebagai dana Pembangunan Infrasrtruktur, Pemerintah melalui PUPR dan DPRD akan meminta Konsultasi kepada BPK-RI, serta telaah hukum Legal Opinion (LO) dari Kejaksaan.

Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak, juga mengatakan, untuk perbaikan dan pemeliharaan Jembatan II Dompak, DPRD dan pemerintah telah sepakat mengalokasikan Rp.5 milliar lebih di Perobahan APBD 2019.

Namun demikian, kata Jumaga, DPRD Kepri masih meminta kajian secara detail lagi dari Pemerintah melalui dinas PUPR, untuk mengetahui, apakah kegiatan tersebut memungkinkan untuk dilaksanakan, demikian juga dasar aturunya,

“Kami juga nanti akan konsultasi ke BPKP, serta meminta Legal Opinion ke Kejaksaan atas dasar hukum yang mengatur,”sebutnya.(Presmed2)

Comments
Loading...