Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Ini Alasan Presiden Beri Tanda Jasa dan Kehormatan ke Fadli Zon dan Fahri Hamzah

Presiden RI Joko Widodo dan wakil presiden bersama Fadli Zon dan Fakhir Hamzah (Foto: BPMI Setpres)

PRESMEDIA.ID,Jakarta- Presiden Joko Widodo menganugerahkan tanda jasa dan tanda kehormatan kepada 53 penerima pada tahun ini. Penganugerahan tanada jasa dan kehormatan itu diberikan kepada anak-anak bangsa yang dinilai telah berjasa besar terhadap bangsa dan negara.

Dikutip dari presidenri.go.id Presiden mengatakan, penganugerahan tanda jasa dan tanda kehormatan tersebut telah melewati proses pertimbangan yang sangat matang oleh Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan yang berpedoman pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009.

“Penghargaan ini diberikan kepada beliau-beliau yang memiliki jasa terhadap bangsa dan negara ini,”kata Presiden Joko Widodo di Istana negara Kamis (13/8/2020).

Pemberiaan ini lanjut Presiden, melalui pertimbangan-pertimbangan yang matang oleh Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan.

“Jadi pertimbangannya sudah matang,”ujarnya dalam keterangany usai melaksanakan upacara penganugerahan di Istana Merdeka Jakarta, pada Kamis, 13 Agustus 2020.

Beberapa di antara penerima tanda kehormatan tersebut adalah Wakil Ketua DPR RI 2014-2019 Fadli Zon dan Fahri Hamzah yang selama ini dinilai sering berbeda pandangan dengan pemerintah.

Namun, Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa perbedaan tersebut justru menggambarkan kehidupan demokrasi yang dipegang teguh oleh Indonesia.

Perbedaan pandangan tersebut, tentunya tidak mengurangi pengakuan negara terhadap jasa-jasa dan kiprah mereka yang memang dinilai layak untuk memperoleh anugerah tanda kehormatan tersebut.

“Bahwa misalnya ada pertanyaan mengenai Pak Fahri Hamzah kemudian Pak Fadli Zon yang berlawanan dalam politik, berbeda dalam politik. Ini bukan berarti kita ini bermusuhan dalam berbangsa dan bernegara. Inilah yang namanya negara demokrasi,”kata Presiden.

Sumber:BPMI Setpres

Comments
Loading...