Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran
Banner Pemko

Pemko Tanjungpinang Akan Terapkan Sanksi Pelanggar Protokoler Kesehatan

Kepala BPBD Kota Tanjungpinang, Deddy S.Yusja

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang-Pemerintah kota Tanjungpinang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanjungpinang mengatakan, akan menerapkan sanksi hukuman fisik dan materil bagi warga dan badan Usaha pelanggar Protokoler Kesehatan dalam pengendalian Pandemi COVID-19 di Tanjungpinang.

Kepala BPBD Kota Tanjungpinang, Deddy S.Yusja mengatakan pihaknya telah menerima Inpres Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian COVID-19.

“Untuk melakukan penindakan terhadap masyarakat yang melawan protokol kesehatan akan dilakukan melalui penindakan dan sanksi fisik dan materil,”kata Deddy,Jumaat (14/8/2020).

Namun demikian, Deddy juga mengaku terkait Inpres tersebut hingga saat ini belum disosialisasikan ke masyarakat, demikian turunan aturnya seperti Surat Edaran (SE) maupun Perwako Plt.Wali Kota tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 itu juga belum di keluarkan.

“Hingga saat ini yang digunakan masih peraturan New Normal, melalui Surat Himbauan Wali kota, dan belum ada perobahannya,”ujar Dessy.

Selain itu lanjut Deddy, untuk melaksanakan Inpres tersebut, Pemerintah kota Tanjungpinang harus terlebih dahulu merobah nama Gugus Tugas COVID-19 menjadi Satgas COVID-19 sehingga harus menunggu Petunjuk Teknis dan Petunjuk Pelaksanaannya dari kementerian dalam negeri.

Dengan nama baru itu, baru dapat dilakukan penindakan dan penerapan sanksi fisik dan materi yang nantinya dalam proses pemeriksaan melalui persidangan tindak pidana ringan dan putusan Hakim Pengadilan Negeri Tanjungpinang.

“Tetapi untuk penindakannya, nanti dapat langsung dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tanjungpinang,”ujarnya. 

Dalam penindakan, lanjut Dia, biasanya juga akan dibentuk tim, dan jika ditemukan ada pelanggaran tentu dilakukan teguran, peringatan pertama kedua sampai ke 3, dan tidak langsung memberlakukan sanksi fisik maupun material.

Penulis:Roland 

Comments
Loading...