Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden, Isdianto Yakin Akan Ada Lompatan Besar Untuk Kemajuan Kepri

Plt.Gubernur Kepri Isdianto bersama sekda Kepri TS.Arif Fadillah saat mengikuti pidato kenegaraan Presiden melalui Virtual.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang-Gubernur Kepri, H Isdianto mengatakan, Akan ada lompatan besar untuk Kemajuan Kepri ditengah Pandemi COVID-19.

Hal itu dikatakan Isdianto usai mengikuti Pidato Kenegaraan Presiden Joko Widodo dalam Sidang Tahunan MPR RI untuk menjadikan pandemi COVID-19 sebagai momentum untuk melompat lebih maju dalam semua sektor pembangunan demikian juga di Provinsi Kepri.

“Bapak Presiden berpesan, agar pandemi ini menjadikan kita untuk berbenah diri secara fundamental, melakukan transformasi besar, menjalankan strategi besar di semua bidang untuk mencapai kemajuan,”ujar Isdianto saat mengikuti Sidang tahunan MPR RI dan Sidang bersama DPR dan DPD RI secara Virtual dari Gedung Daerah, Tanjungpinang, Jumat (14/8/2020).

Untuk itu, Isdianto kembali menekankan pentingnya kebersamaan dalam mewujudkan kemajuan di segala bidang pembangunan yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat secara merata.

“Tujuan besar harus didapat dengan kerjasama dan gotong royong. Pentingnya kebersamaan yang bersumber dari cinta tanah air, dalam bingkai persatuan dalam menjalankan tugas untuk kesejahteraan masyarakat serta kemajuan bangsa dan negara,” lanjutnya.

Dalam pidatonya, Presiden Joko Widodo juga mengatakan, bahwa sebanyak 215 Negara tanpa terkecuali menghadapi masa sulit karna pandemi COVID-19 ini, Indonesia saja di kwartal pertama pertumbuhan ekonomi di angka 2,97 persen dan di kwartal kedua minus 5,32 persen.

“Ekonomi negara maju pun mengalami minus, kemunduran ini harus dijadikan momentum dan peluang kita untuk mengejar kertinggalan,”lanjut Presiden.

Apa yang Jokowi sampaikan itu bukan tanpa alasan, karna saat ini semua Negara ibaratnya menjalani rebooting ulang, tentu semua berkesempatan untuk lebih dahulu maju dengan berbagai program dan strategi.

Lebih dari itu, Presiden Jokowi mengatakan reformasi fundamental tersebut difokuskan untuk bekerja lebih sigap, cepat dan tepat. Serta sinergitas semua pihak terkait bersama saling bahu-membahu melawan krisis.

Krisis telah memaksa untuk menggeser cara kerja dari cara normal ke ekstra normal, dari yang biasa ke luar biasa, dari orientasi prosedur ke orientasi hasil, dari prosedur panjang berbelit menjadi singkat.

“Pola fikir dan etos kerja harus berubah, fleksibilitas, kecepatan, ketepatan, efisiensi dan kolaborasi serta memanfaatkan penggunaan teknologi harus kita lakukan,”katanya.

Untuk itu, Jokowi kembali berpesan agar tidak menyia-nyiakan pelajaran yang diberikan oleh krisis ini yang malah menjadikan kemunduran tapi harus berfikir cepat, melompat untuk kemajuan.

Tidak hanya itu, Jokowi memberikan apresiasi yang tinggi dan ucapan terimakasih yang besar kepada semua pihak, seluruh elemen dalam berjuang untuk menghambat pandemi covid19 ini.

“Atas nama rakyat, bangsa dan negara saya sampaikan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Dokter Perawat, Petugas di RS, Laboratorium, Klinik dan Rumah Isolasi. Tokoh maupun relawan, TNI-Polri dan seluruh elemen yang turut berperan aktif dalam melawan pandemi COVID ini,”pungkasnya.

Penulis:Redaksi

Comments
Loading...