Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Bidik Dugaan Korupsi Alkes, Sejumlah Pegawai RSUP Kepri Diperiksa Penyidik Polda

Sejumlah Pegawai RSUP Kepri Dipanggil dan Diperiksa Penyidik Polda Kepri atas dugaan Korupsi Alkes.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Penyidik Direskrimsus Polda Kepri, memanggil dan memeriksa sejumlah pegawai Rumah sakit Umum Provinsi (RSUP) Kepri Ahmad Tabib.

Informasi yang diperoleh, pemanggilan dan pemeriksaan sejumlah pegawai RSUP Kepri ini, berkaitan dengan dugaan korupsi proyek pengadaan Alat Kesehatan (Alkes) RSUP Provinsi Kepri itu tahun 2014 dan 2018.

Direktur RSUP Ahmad Tabib, Muchtar L Munawar membenarkan, pemanggilan sejumlah staf dan pegawainya oleh Penyidik Polda Kepri itu. Ia mengatakan, pemanggilan dilakukan terkait dengan anggaran pengadaan alat kesehatan.

“Yang dipanggil terkait dengan anggaran pengadaan Alkes tahun 2014. Ada 3 orang yang dipanggil, Kabag keuangan, Pengguna Anggaran (PA), PPK dan PPTK proyek,”ujarnya pada Wartawan, saat ditemui di Gedung DPRD Provinsi Kepri.

Proyek Alkes itu, lanjut Muchtar merupakan kasus lama, dan dirinya pada saat itu, juga baru diangkat sebagai Direktur RSUP.

Pantauan PRESMEDIA.ID, tim Penyidik Direskrimsus Polda Kepri, juga kembali melakukan pemeriksaan pada sejumlah staf Pegawai RSUP, mulai dari Direktur, Kabag keuangan serta Bendahara dan staf lainya, di ruangan unit Reskrim Polres Tanjungpinang, Selasa,(20/8/2019).

Sayangnya, penyidik yang melakukan pemeriksaan, enggan berkomentar atas pemanggilan dan pemeriksaan yang dilakuka pada sejumlah staf dan Direktur RSUP Kepri itu.

Kapolda Kepri Irjen Pol.Andap Budhi Revianto, mrlalui Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol.S Erlangga, membenarkan pemanggilan dan pemeriksaan sejumlah Staf RSUP Kepri tersebut. Pemanggilan dan pemeriksaan, dikatakan Erlangga, dilakukan dalam proses Penyelidikan atas dugaan korupsi Alkes di RSUP Kepri tersebut.

“Untuk Alkes masih dalam proses Lidik, pengambilan keterangan/introgasi,”ujarnya.

Selain terkait proyek Alkes, informasi yang diterima Media, sebelumnya, Kejaksan Tinggi Kepri juga diinformasikan melakukan pengumpulan data dan keterangan (Pulbaket) atas dugaan penyalah gunaan dana Kas dan gaji di RSUP Provinsi Kelri itu. Diduga, Mantan Bendahara RSUP Kepri itu “Menilep” Ratusan Juta dana uang jasa dan gaji tenaga kesehatan di Badan Layanan Umum (BLU) RSUP Kepri tersebut.(Presmed2)

Comments
Loading...