Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran
Bhayangkara 74

Terbukti Lakukan Pidana TPPU Narkoba, Aman Alias Asun Diponis 6 Tahun Penjara

Terdakwa Kasus TPPU Aman Alias Asun dipinis 6 Tahun penjara dalam sidang Putusan yang dilaksanakan secara online di PN Tanjungpinang.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Terdakwa Aman alias Asun divonis 6 tahun penjara denda Rp.5 miliar subsider 3 bulan kurungan atas Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Hukuman dijatuhkan majelis hakim Eduard SH dibantu hakim anggota Corpioner SH bersama Justian Ronal SH di PN Tanjungpinang, Selasa (18/8/2020).

Dalam putusannya, Hakim menyatakan, terdakwa Aman alias Asun terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana TPPU dengan menyamarkan asal usul dana dari tindak pidana narkotika yang dilakukan.

Terdakwa juga dikatakan, menempatkan, mengalihkan dan membelanjakan dana yang diperoleh dari tindak pidana narkotika yang dilakukan untuk membeli sejumlah barang, sebagai mana dakwaan tunggal melangara pasal 3 UU nomor 10 tahun 2010 tentang TPPU.

“Atas perbuatanya yang terbukti, Terdakwa Aman Alias Asun dihukum selama 6 Tahun penjara, dengan Rp.5 Milliar subsider 3 bulan kurungan,”ujar majelis Hakim..

Putusan ini lebih ringan 2 tahun 6 bulan dari tuntutan Jaksa penuntut Umum Zaldi Akri SH Yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan hukuman 8 tahun 6 bulan penjar.

Atas putusan tersebut Kuasa Hukum terdakwa, Raza Azaman dan Rivai Ibrahim SH menyatakan menerim, sedangkan Jaksa Penuntut Umum menyatakan pikir-pikir.

Sebelumnya, Tindak Pidana Pencuriaan Uang (TPPU) terdakwa Aman alias Asun merupakan tindak lanjut dari penyidikan tindak pidana kepemilikan narkoba Satnarkoba Polres Tanjungpinang.

Dalam kasus kepemilikan Narkoba Terdakwa aman juga telah dijatuhi hukuman 5 tahun penjara.
Penyidikan kasus TPPU Aman alias Asun didasarkan pada transaksi mencurigakan terdakwa Aman alias Asun yang sebelumnya diamankan Polisi  di Jalan Rawasari Tanjungpinang,Kamis,(19/7/2019) lalu.

Penetapan tersangka TPPU Aman alis Asun didasarkan pada Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) Polres Tanjungpinang nomor:SPDP/52/VII/ 2018/Resnakoba tanggal 21 Juli 2018, yang dikeluarkan mantan Kasat narkoba Polres Tanjungpinang AKP.Efendi Ali.

Dari penyidikan kasus narkobanya,  Aman alias Asun kepada Polisi mengaku, sejumlah barang haram narkoba yang dijualnya diperoleh dan dibawanya dari Malaysia ke Tanjungpinang. Dari pengakuan itu, Polisi melakukan pemeriksaan terhadap hand phond milik tersangka Aman. Dan pada Mobile Banking tersangka ditemukan banyak transaksi keuangan baik yang masuk atau pun yang keluar.

Dari pengakuan tersangka, transaksi uang yang masuk dan keluar dari rekeningnya itu merupakan upah dan imbalan yang diperolehnya dari transaksi narkoba yang dilakukan.

Selain itu tersangka Aman Alias Asun juga mengakui, upah uang dari membawa narkotika sabu dan ekstasi dari Malaysia itu diterimanya melalui transperan dana ke rekenng BCA atas nama Jamal yang dikuasai dan dipegangnya.

Atas pengakuan itu, selanjutnya Satnarkoba Polres Tanjungpinung kembali membawa tersangka kerumahnya untuk dilakukan penggeledahan.

Dari penggledahan yang dilakukan, Polisi menemukan sebuah buku Pasport atas nama Aman, buku tabungan BCA atas nama Aman, Jamal, Buku Tabungan BCA atas nama Mui Kiang alias Lili Dharmayanti, buku Tabungan BCA atas nama Ricky Handoko, buku tabungan BCA atas nama Deddy Dharmanto, Serta uang sebesar Rp.2,750 juta, 150 Dollar Singapura, Uang Rp.3,320 juta, serta kunci dan Mobil Toyota Rush BP.1074 MO warna putih yang diakui tersangka dibeli dari upah membawa dan menjual narkotika esktasi tersebut.

Dari temuan itu, Polres Tanjungpinang kembali mengeluarkan dan mengirimkan SPDP nomor, SPDP/53/VII/2018/ResNarkoba Tanggal 26 Juli 2018, dengan perkara TPPU.

Penulis:Redaksi

Comments
Loading...