Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran
Bhayangkara 74

Periksa Sejumlah OPD Kepri Dalam Kasus Nurdin, KPK Ingatkan Saksi Terbuka dan Jujur

Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat memberi keterangan Pers pada Wartawan di Batam (Presmedia)

PRESMEDIA.ID,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan akan kembali memanggil dan memeriksa 7 pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Kepri atas dugaa suap dan gratifikasi OTT, gubernur Kepri non Aktif Nurdin Basirun Cs.

Juru bicara KPK Febri Diyansyah mengatakan, pemeriksaan sejumlah kepala OPD di Kepri ini, merupakan tindak lanjut penyidikan dugaan suap dan gratifikasi Nurdin Basirun (NBH) dan 3 tersangka lainya.

“Sejak Senin, 19 sampai hari ini 21 Agustus 2019, tim Penyidik KPK terus melakukan pemeriksaan terhadap 21 orang Saksi di Polres Barelang,”ujar juru Bicara KPK Febri Diansyah,Rabu,(21/8/2019).

Para saksi yang diperiksa, lanjut Febri untuk kepentingan mendalami pengetahuannya, untuk kebutuhan penelurusan dugaan penerimaan gratifikasi pada tersangka (NBU) Gubernur non aktif Provinsi Kepri.

Gratifikasi yang diterima tersebut lanjut Febri, ada yang diduga berasal dari para pejabat dan pegawai di organisasi perangkat daerah (OPD) pemrintah Provinsi Kepri.

“Kami ingatkan agar saksi-saksi yang diperiksa terbuka dan jujur dalam menyampaikan keterangan. Sikap koperatif tersebut, selain akan membantu KPK dalam menangani perkara, juga akan membantu diri para saksi,”ujarnya.

Karena lanjut dia, selain ada resiko hukum pidana jika memberikan keterangan tidak benar, KPK juga akan mempertimbangkan mana pihak yang koperatif dan tidak koperatif dalam proses pemeriksaan.

“Besok Kamis,22 Agustus 2019 Tim KPK masih melakukan pemeriksaan terhadap 7 orang saksi lainnya dari unsur OPD,”jelasnya.

Pemeriksaan masih dilaksanakan di Polres Barelang. KPK juga menyatakan sangat terbantu dengan fasilitas pemeriksaan ruangan Poltabes Barelang pada sejumlah saksi dalam kasus dugaansuap dan gratifikasi gubernur non aktif Kepri tersebut.(Presmed2)

Comments
Loading...