Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Polda Kepri Bekuk 7 Pelaku Narkoba, Salah Satunya ASN Satpol-PP Tanjungpinang

Tujuh tersangka Narkoba Ganja dan Esktasi diamanakan Polda Kepri

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang-Ditresnarkoba Polda Kepri berhasil membekuk 7 pelaku Narkoba, salah satunya adalah ASN Satpol-PP Tanjungpinang. Ke 7 pelaku diamankan pada Jumat 14-16 Agustus 2020.

Ketujuh orang tersebut masing-masing berinisial RSP alias R (ASN Satpol) DS alias D, BN alias B, AEZ alias A, RK alias M, AK alias A dan DS alias D.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt mengatakan, pengungkapan sejumlah terduga pelaku Narkoba diwilayah Kepri itu, dilakukan atas laporan dan penyelidikan yang dilakukan.

Pengamanan sejumlah orang tersebut dilakukan dibeberapa wilayah Provinsi Kepri antara lain di wilayah Kota Tanjungpinang, Batu Ampar Kota Batam, dan di Baloi Permai Kota Batam.

“Selain mengamankan Tersangka, Juga ditemukan sejumlah barang bukti Ganja dan Ekstasi,”ujarnya.

Dari dua tersangka pengedar pil ekstasi Salah satunya berinisial RSP alias R yang membawa, memiliki, dan menyimpan Narkotika jenis Pil Ekstasi sebanyak 77 butir merupakan oknum PNS di Kota Tanjungpinang.

“Barang bukti yang berhasil disita dari tangan ketujuh tersangka ini totalnya ada 1,48 Kg Daun Ganja Kering dan 77 Butir Pil Ekstasi,” ungkap Golden.

Ia menyampaikan bahwa untuk Daun Ganja Kering ini berasal dari salah satu daerah di Sumatera dan saat Tim melakukan penangkapan, barang haram tersebut sudah berbentuk pecahan-pecahan paket yang siap diedarkan.

“Sedangkan untuk tersangka pemilik pil ekstasi sama juga halnya bahwa barang tersebut akan diedarkan oleh tersangka di wilayah Kota Tanjungpinang,” ungkapnya.

Menurutnya kasus ini merupakan pengungkapan yang kesekian kalinya dan hal ini menunjukkan keseriusan dalam pemberantasan Narkoba di Wilayah Provinsi Kepri.

“Ketujuh tersangka dijerat Pasal 114 Ayat 1, ayat 2 Dan Pasal 112 Ayat 2 Jo Pasal 132 Ayat 2 undang – undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, Dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara dan paling lama 20 tahun,” pungkasnya.

Penulis:Roland

Comments
Loading...