Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Chat Mengaku Nurdin Basirun Beredar di Facebook Minta Uang Makan, Pengacara Sebut, Itu Ulah Uknum

Kuasa Hukum Nurdin Basirun Andi M.Asrun.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Chat mengaku mantan Gubernur Kepri nonaktif Nurdin Basirun beredar di facebook minta uang makan di Rutan.

Akun facebook dengan nama ‘Nurdin Basiirun’ yang menampilkan foto profil mantan Gubernur mendampingi Presiden Joko Widodo itu, beberapa kali mengirimkan pesan pribadi ke sejumlah orang untuk meminta sejumlah uang makan.

“Begini pak, disini kan ada koperasi rutan..jual makanan juga pak disini..saya bisa pinjam dana pak buat pesan makan disini Insya Allah saya suruh secepatnya orang rumah ganti uangnya..500 ribu,”begitu isi pesan pribadi yang mengatasnamakan akun Nurdin Basiirun itu.

Kepada warga lainya, oknum yang mengaku Nurdin Basiirun itu, juga meminta uang makan pada warga dengan mengatakan,”Saya bisa minta tolong Dinda,”ujarnya yang dijawab warga, “Minta tolong apa itu pak,”sebutnya.

Baca Juga

Kepada orang tersebut si oknum yang mengaku Nurdin Basiirun itu kembali mengatakan, “Begini Dinda, disinikan ada Kop Rutan, ada jual makanan juga, saya belum bisa dijenguk juga saat ini masih Pandemi Covid-19, bisa saya pinjam dana 500 ribu buat pakai,”ujarnya.

Pengacara Nurdin Basirun, Andi Muhammad Asrun, mengatakan hingga saat ini kliennya tersebut tidak pernah menggunakan medsos. Maka, bisa dipastikan, orang yang mengaku Nurdin Nasirun di Medsos itu adalah ulah oknum yang memanfaatkan situasi tersebut.

“Kita juga terkejut ada yang mengatas namakan Pak Nurdin melalui medsos facebook,”ujarnya, Rabu (19/8/2020).

Ia menerangkan, Nurdin Basirun bisa terbilang sebagai orang yang gagap teknologi (gaptek). Dimana, keseharian beliau tidak pernah menggunakan gawai canggih dengan sistem android, ios, atau sejenisnya sekalipun.

Hingga menjadi orang nomor satu di Kepri, sebelum tersandung kasus korupsi, Nurdin masih menggunakan telepon genggam jadul tanpa koneksi internet.

“Makanya dalam sidang tidak ada satupun bukti yang menunjukan ada rekam jejak di aplikasi android atau sejenisnya,”jelasnya Andi.

Kendati demikian, untuk menyikapi masalah tersebut, lanjut Asrun, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak keluarga Nurdin untuk membuat laporan kepada pihak kepolisian.

Hal itu lanjut Andi, untuk mencegah adanya korban yang tertipu dengan mengatasnamakan Nurdin Basirun.

“Karena ini berkaitan dengan nama baik Pak Nurdin sebagai mantan Gubernur. Sekali lagi perlu ditegaskan, bahwa itu bukan Pak Nurdin Basirun. Melainkan oknum yang tidak bertanggungjawab,” tegasnya.

Penulis : Ismail

Comments
Loading...